Jakarta – MPR periode 2019-2024 menyelenggarakan sidang paripurna untuk melakukan pemilihan Ketua MPRyang baru. Sebanyak 383 anggota MPR menghadiri acara pemilihan tersebut. Sedangkan sebanyak 328 orang terhitung absen dalam pemilihan tersebut.

Sidang paripurna dihelat di gedung Nusantara, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (03/10/2019). Pukul 19.40 WIB rapat sudah dimulai.

Rapat dipimpin Ketua MPR sementara, Abdul Wahab Dalimunthe, dan Wakil Ketua MPR sementara, Hillary Brigitta Lasut. Membuka rapat, Abdul Wahab mengungkapkan bahwa daftar hadir hanya ditandatangani oleh 383 anggota namun kuorum telah tercapai.

“Sesuai catatan daftar hadir yang disampaikan oleh Sekretariat Jenderal sampai saat ini telah hadir 383 anggota dari 711. Dengan demikian, sidang sudah memenuhi syarat untuk dibuka karena kuorum telah tercapai,” terang Abdul Wahab.

Abdul Wahab lalu membacakan agenda sidang pada waktu itu. Ia menyatakan bahwa sidang terbuka untuk umum.

“Sidang paripurna MPR kami buka dan terbuka untuk umum,” ujarnya.

Setelah membuka sidang, anggota Fraksi PAN Yandri Susanto melontarkan intrupsi. Dia meminta Sekjen MPR dan pimpinan terus memberikan informasi terbaru terkait dengan daftar hadir anggota dewan hingga malam ini. Hal tersebut agar tidak menimbulkan salah paham di masyarakat bahwa ada anggota MPR yang datang belakangan.

“Mohon di-update terus nanti jumlah kehadiran. Agar masyarakat tahu bahwa masih banyak anggota yang hadir. Jangan sampai seperti paripurna Ketua DPR, seolah bangku kosong semua. Padahal bangku terisi,” ucap Yandri. (Hr-harianindo.com)