Jakarta – Donald Trump, selaku Presiden Amerika Serikat (AS) mengusulkan untuk menembak kaki migran agar tidak memaksa masuk ke AS melalui perbatasan Meksiko.

Selain itu, Trump berniat untuk membangun tembok perbatasan dengan kawat berduri dan dialiri listrik tegangan tinggi. Selain itu Trump berniat membuat parit di sepanjang tembok perbatasan, yang didalamnya diletakan ular atau buaya.

Trump melakukan hal tersebut untuk mencegah migran menyeberang di perbatasan Selatan secara ilegal. Apa yang disampaikan Trum tertuang dalam buku yang ditulis dua wartawan New York Times (NYT), yang dipublikasikan, Kamis (03/10/2019).

Buku tersebut “Border Wars: Inside Trump’s Assault on Immigration” ditulis dua wartawan NYT, Michael Shear dan Julie Davis, didasarkan pada wawancara dengan lebih dari selusin pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya.

Selain itu, Trump juga mengusulkan terkait langkah-langkah ekstrem lainnya, seperti membangun tembok yang dililit kawat berduri dan dialiri listrik tegangan tinggi, atau membuat parit yang di dalamnya diletakan ular dan buaya.

“Secara pribadi, presiden sering berbicara tentang membentengi tembok perbatasan dengan parit berisi air, penuh dengan ular atau buaya. Dia juga ingin tembok itu dialiri listrik, dengan kawat berduri di bagian atasnya yang dapat menembus daging manusia,” bunyi kutipan buku tersebut. (NRY-harianindo.com)