Riyadh – Demi menarik minat wisatawan mancanegara, Arab Saudi menerapkan kebijakan baru yang mengagetkan. Kerajaan konservatif tersebut tak lama ini memperbolehkan laki-laki dan perempuan dari luar Arab Saudi untuk menginap di kamar hotel yang sama.

Berdasarkan berita yang dilansir dari Reuters pada Sabtu (05/10/2019), kebijakan tersebut nampaknya bertujuan untuk memberi kelonggaran bagi pasangan turis asing yang belum menikah agar dapat menginap di Arab Saudi secara bersama.

Selain kebijakan tersebut, Arab Saudi juga memperbolehkan perempuan di negara tersebut untuk menyewa kamar hotel atas namanya sendiri. Kebijakan tersebut membebaskan perempuan yang ingin berjalan-jalan lebih mudah tanpa dirumitkan dengan pendamping.

“Semua warga negara Saudi diminta untuk menunjukkan kartu keluarga atau bukti hubungan saat check in ke hotel. Namun, ini tidak wajib bagi turis asing. Selain itu, semua wanita, termasuk orang Saudi, bisa memesan dan tinggal di hotel sendirian, dengan menunjukkan kartu identitas pada saat check-in,” berikut pernyataan dari Komisi Saudi untuk Pariwisata.

Sebagai bagian dari Saudi Vision 2030, Arab Saudi akhir-akhir ini menggenjot sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan alternatif selain dari sektor minyak bumi yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Saudi.

Dari situlah, kemudian Arab Saudi menerapkan sejumlah kebijakan yang menggebrak norma konservatif yang selama ini melekat di citra negara tersebut. Sebelumnya, Arab Saudi juga pernah menyelenggarakan acara festival musik untuk pertama kalinya.

Reformasi sosial lainnya adalah dihapusnya larangan bagi perempuan untuk mengendarai mobil. Perempuan juga kini diperbolehkan untuk bepergian ke luar negeri tanpa harus meminta izin dari kerabat laki-laki mereka. (Elhas-harianindo.com)