Jakarta- Hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) ditemukan bahwa, kebanyakan masyarakat memberikan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait revisi UU KPK. LSI beranggapan, masyarakat akan berada di belakang untuk mendukung presiden ketika nantinya akan menerbitkan Perppu KPK.

Survei dilakukan berawal dari aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa beberapa waktu lalu. Hasil survei memeprlihatkan bahwa 59,7 persen masyarakat tahu tentang demonstrasi mahasiswa. Hanya 40,3 persen yang tidak mengetahui berita tentang demonstrasi mahasiswa.

Berdasarkan pada hasil survei, sebesar 86,6 persen responden mengetahui bahwa, demonstrasi tersebut digelar salah satunya untuk menolak revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Dari hasil tersebut, sebanyak 60,7 persen memberikan dukungan untuk melakukan aksi demonstrasi tersebut.

Dari 86,6 persen yang mengetahui demo berkaitan dengan revisi UU KPK, sebesar 76,3 persen menyetujui agar presiden segera untuk menerbitkan perppu. Sikap publik tersebut lantaran telah menganggap bahwa jika revisi UU KPK telah melakukan pelemahan terhadap lembaga antirasuah itu.

Sebanyak 70,9 persen dari mereka menganggap jika revisi UU tersebut akan melemahkan KPK. “Dengan kata lain ada aspirasi publik yang kuat bahwa karena UU KPK hasil revisi itu melemahkan KPK maka akan melemahkan upaya pemberantasan korupsi,” terang Ditektur Eksekutif LSI Djayadi Hanan di Jakarta, Ahad (06/10).

Survei dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara telepon secara acak dari data responden yang dimiliki LSI. Dari total responden sebanyak 23.760 dipilih 17.425 yang memiliki telepon.

Survei dilakukan pada 4 hingga 5 Oktober tahun ini. Toleransi kesalahan survei diproyeksikan sebesar 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dibiayai sepenuhnya oleh LSI.

“Pengalaman Pilpres 2019 menunjukan kalau metode ini bisa diandalkan untuk memeperkirakan sikap politik pemilih,” kata Djayadi lagi. (Hr-harianindo.com)