Yogyakarta – Hanum Salsabila Rais, selaku putri politikus senior Amien Rais yang juga anggota DPRD DIY pekan lalu dilaporkan organisasi relawan Jam’iyyah Joko Widodo – Ma’ruf. Laporan tersebut terkait cuitannya yang menilai bahwa serangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bentuk rekayasa belaka.

Di sisi lain, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DIY menyatakan akan menghormati segala proses yang berlaku.

“Kami hormati yang melaporkan Mbak Hanum, kami hormati pendapat Mbak Hanum, dan kami hormati proses hukum yang berlaku,” ujar Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Suharwanta Senin 14 Oktober 2019.

Suharwanto beranggapan apabila polemik yang terjadi setelah cuitan Hanum dan proses hukum yang mengikutinya dianggap pihaknya jadi bagian pendewasaan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, Suharwanta menyatakan bahwa sikap partainya pada cuitan Hanum sebenarnya sudah jelas. Hanum dianggap tak melanggar aturan apapun dalam partai. Sehingga persoalan itu sejauh ini masih diserahkan kepada Hanum pribadi.

“Saya kira tak ada aturan partai yang dilanggar (terkait cuitan Hanum),” ujarnya.

Menurut Suharwanta, PAN tak pernah membatasi anggotanya mengeluarkan pendapatnya. Hanum tak hanya dihormati haknya sebagai kader partai, tapi juga sebagai warga negara. (NRY-harianindo.com)