Jakarta – Polda Metro Jaya mengklarifikasi terkait penetapan tersangka seorang dokter berinisial IZH. Saat ini polisi menyelidiki peran perempuan pekerja medis itu di kasus penganiayaan relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng.

“Dokter Insani iya, ada juga itu (nama tersangka),” kata kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi soal penetapan tersangka IZH.

“Untuk perannya saya belum dapat informasinya,” imbuh Argo.

Gufroni, selaku pengacara IZH menyatakan bahwa kliennya ditangkap polisi atas kasus tersebut. Seperti diketahui bahwa, IZH merupakan seorang dokter yang saat itu menjadi tenaga medis untuk membantu para korban demo yang terkena gas air mata.

Gufroni menyatakan bahwa IZH diamankan polisi beberapa waktu lalu. Saat ini IZH ditahan di Polda Metro Jaya.

“Iya, IZH sudah ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Dia ditangkap dalam kasus laporan Ninoy Karundeng yang mengaku dianiaya dan disekap,” kata pengacara IZH, Gufroni, saat dimintai konfirmasi, Rabu (16/10/2019).

Gufroni mengungkap bahwa saat kejadian itu, kliennya hanya bertugas sebagai tim medis. Gufroni menyatakan bahwa kliennya tidak ikut mengintimidasi atau menganiaya Ninoy saat itu. Gufroni mengatakan bahwa kliennya justru ikut mengobati Ninoy.

“Klien saya ikut mengobati Ninoy Karundeng, merasa tidak pernah melakukan kekerasan fisik dan psikis, apalagi menyekap Ninoy Karundeng,” kata Gufroni. (NRY-harianindo.com)