Zagreb – Seorang mantan model Playboy, Ava Karabatic, menjadi pusat perhatian lantaran mengungkapkan keinginannya untuk terjun dalam dunia politik dalam kontestasi pemilihan Presiden Kroasi pada pemilihan yang akan datang. Dia akan bersaing dengan petahana, Kolinda Grabar-Kitarovic, yang adalah presiden wanita pertama Kroasia.

Seperti dilansir news.com.au, Kamis (17/10/2019), model berusia 31 tahun tersebut melalui media sosialnya memberikan pengumuman bahwa dirinya akan turun dalam kontestasi pemilihan presiden. Dia menyatakan bahwa dirinya siap untuk maju sebagai calon presiden dalam pemilihan yang akan digelar pada januri 2020.

“Politik adalah cinta kedua saya. Saya tidak bisa lagi melihat semua hal buruk terjadi kepada negara saya,” tulis Karabatic dalam unggahannya.

Karabatic pun menuturkan alasan dibalik majunya dia sebagai calon presiden dalam blognya berupa uraian yang panjang. Dalam unggahan tersebut, dia mengklaim dirinya sebagai ‘pilihan sempurna sebagai Presiden Republik Kroasia’.

“Saya mencalonkan diri semata-mata karena situasi keseluruhan yang sangat buruk di negara ini. Menurut data statistik, angka pengangguran jatuh ke rekor terendah baru. Setiap hari kita siap membaca kisah dongeng yang ditandatangani oleh bermacam politikus,” tulis Karabatic dalam blog-nya.

“Kita mendengar akhir-akhir ini bahwa jumlah pengangguran di Kroasia telah menurun. Bangun. Ini bukan pertanda pergantian ekonomi positif, pergerakan orang-orang sangat besar,” lanjutnya.

Belum ada informasi apakah Karabatic akan melakukan pendaftaran pencalonan presiden secara resmi.

Jika jadi mencalonkan diri, dia akan bersaing dengan petahana, Kolinda Grabar-Kitarovic (51), yang telah menyampaiakn pengumuman pada Agustus lalu akan maju pada periode kedua. Kitarovic merupakan Presiden ke-4 Kroasia dan wanita pertama yang menjadi presiden dalam sejarah Negara kroasia.

Selain Kitarovic, sejumlah politikus terkemuka lainnya juga akan turut dalam kontestasi pemilihan presiden tersebut. Seperti mantan Perdana Menteri (PM) Kroasia Zoran Milanovic, kemudian mantan Menteri Perekonomian Tomislav Panenic, mantan Menteri Dalam Negeri Vlaho Orepic, mantan Wakil PM Ante Simonic hingga aktivis Josip Juretic dan pembuat film Milan Bandic. (Hr-harianindo.com)