Belitung – Pada Kamis, 17 Oktober 2019, para dukun di Pulau Belitung yang tergabung dalam Forum Kedukunan Adat Belitung mengadakan ritual dan doa , demi kelancaran acara pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang akan dihelat besok.

Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung Mukti Maharip menyatakan bahwa ritual dan doa dilakukan para dukun Belitung di Rumah Adat Belitong, Jalan Gajah Mada, tersebut ditujukan untuk mengusir energi negatif yang nantinya dapat menganggu kelancaran pelantikan dan yang menyebabkan kondisi yang buruk.

“Belitung ke Jakarta tidak jauh. Kami mencoba membantu mensterilkan pihak yang ingin mengganggu. Insya Allah atas izin Allah SWT tidak terjadi apa-apa dan pelantikan bisa berjalan lancar. Kami bukan dukun yang bagaimana. Kami Islam juga dan mencoba membantu doa saja,” jelas Mukti, Kamis Malam, 17 Oktober 2019.

Mukti menjelaskan bahwa pihaknya memberi dorongan terhadap Jokowi dan Ma’ruf Amin agar daapt mengemban jabatan dan melakukan kinerja sesuai dengan harapan masyarakat.

“Apa yang menjadi harapan masyarakat dan harapan kami juga adalah ingin bangsa ini lebih baik lagi. Kami mendukung apa yang menjadi program Presiden,” tutur dia.

Mukti mengingatkan kepada pihak-pihak yang memiliki niatan untuk menghalangi dan mengacaukan jalannya pelantikan Presiden untuk segera membatalakan niatannya.

Menurut Mukti, masyarakat seharusnya tidak mudah percaya terhadap berita yang salah atau bohong terkait dengan acara pelantikan Presiden. Sekecil apapun informasi yang didapatkan, alangkah lebih baiknya untuk melakukan kroscek terlebih dahulu.

“Berita bohong atau hoaks itu sangat mengganggu dan hanya memanaskan situasi. Jangan mudah percaya dengan informasi yang memang sengaja dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Mukti.

Selain menggelar ritual dan doa, ungkap Mukti, pihaknya juga mendapuk tujuh orang dukun kampung tua dan muda yang berada di wilayah Kabupaten Belitung. (Hr-harianindo.com)