Jakarta – Garda (Gabungan Aksi Roda Dua) melakukan penolakan terhadap Nadiem Makarim yang menjadi calon menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. Garda mengancam akan demo jika Jokowi menetapkan Nadiem sebagai menteri.

Michael Reza Say, selaku VP Corporate Affairs Gojek menyatakan bahwa pihaknya menyambut positif pemanggilan Nadiem oleh Presiden Jokowi untuk masuk dalam kabinet. Michael menyatakan bahwa, Nadiem telah mendapat dukungan dari mayoritas mitra driver.

“Kami gembira dan bangga bahwa Nadiem telah dipanggil oleh Presiden untuk menjadi salah satu anggota kabinet yang baru. Kami juga senang telah menerima berbagai dukungan dari mayoritas mitra driver yang disampaikan di sosial media serta pesan-pesan dukungan masyarakat pada umumnya,” katanya.

Michael mengatakan bahwa Gojek selalu terbuka menerima masukan dari para mitranya.

“Gojek selalu terbuka menerima setiap masukkan dari mitra driver kami. Gojek juga telah menyediakan forum komunikasi rutin di semua area operasional kami,” tambahnya.

Igun Wicaksono, selaku Ketua Presidium Nasional Garda menyatakan akan menggelar aksi jika hal itu terlaksana.

“Apabila akhirnya Presiden Jokowi tetap menunjuk Nadiem sebagai salah satu menteri ya kami mungkin bisa melakukan aksi penolakan, pergerakan dari seluruh Indonesia. Pastinya yang disasar Presiden Jokowi sendiri,” katanya. (NRY-harianindo.com)