Jakarta – Kelompok aktivis lingkungan, Nexus 3 menemukan 32 taman di Jakarta disinyalir berbahaya bagi anak-anak lantaran fasilitas bermainnya menggunakan cat yang mengandung timbal berlebihan. Terkait hal itu, Anies, selaku Gubernur DKI Jakarta mengklaim akan memeriksanya terlenbih dahulu.

“Saya cek dulu, harusnya sudah ditindak lanjuti,” ujar Anies di Lapangan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Seperti diketahui bahwa, cat yang diduga mengandung timbal berlebih itu digunakan untuk permainan anak di taman seperti jungkat-jungkit, ayunan, komedi putar dan sebagainya.

“Harus dong (harus hati-hati),” jelas Anies.

Terdapat lima wilayah DKI Jakarta, dimana taman bermainnya menggunakan alat analisis X-Ray Fluorescence (XRF). Dalam laporannya disebutkan 82 dari 119 atau 69% dari peralatan bermain yang dianalisis, memiliki konsentrasi timbal total di atas 90 bagian per juta (ppm).

Seperti diketahui bahwa, aturan kandungan timbal itu diatur dalam Standar Nasional Indonesia atau SNI 8011 tahun 2014. Dalam aturan itu disebutkan penggunaan timbal dalam cat adalah 600 bagian perjuta (ppm). (NRY-harianindo.com)