Jakarta – Polisi mengungkapkan perkembangan terbaru dari kasus dugaan pengaturan skor (match fixing) pertandingan Liga 1 2019 antara Kalteng Putra dengan Persela Lamongan. Polda Kalimantan Tengah menyimpulkan bahwa dugaan tersebut masih belum memiliki barang bukti yang cukup untuk diproses hukum.

“Sampai saat ini belum ditemukan bukti yang cukup. Tapi kami masih punya kewenangan untuk melakukan pemeriksaan 1×24 jam. Dari hasil terakhir, tadi pagi, kami tidak temukan bukti yang cukup untuk dilakukan penindakan terhadap dugaan match fixing,” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra pada Selasa (29/10/2019).

Oleh karena itu, Hendra mengatakan bahwa pihaknya kini telah memulangkan sembilan orang yang sebelumnya sempat diamankan oleh Satgas Antimafia Bola. Selain itu, para penyidik dari Satgas tersebut juga sudah pulang ke Jakarta.

“Mereka tadi malam sudah dibebaskan dan tidak terbukti bersalah. Kasus selesai, Satgas kembali ke Jakarta,” ucap Hendra.

Terkait bukti transfer uang yang ditemukan oleh polisi, diketahui belakangan bahwa barang tersebut bukanlah bukti penyuapan. Melainkan, bukti transfer honor.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Polri mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor laga antara Kalteng Putra kontra Persela Lamongan. Orang-orang yang diamankan antara lain wasit, instruktur pertandingan, serta liaison officer (LO).

“Jadi berkenaan Satgas Antimafia Bola, ya tadi malam di Palangka Raya itu kan ada pertandingan sepakbola antara Kalteng Putra dan Persela Lamongan. Kemudian dimenangi oleh Kalteng Putra. Kemudian ada informasi yang masuk ke call center Satgas Antimafia Bola bahwa diduga adanya permainan skor di sana,” kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Polri Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).

“Tentunya akan ada wasit, kemudian juga ada instruktur pertandingan, ada asisten wasit, ada LO dan sebagainya. Nanti akan kami kembangkan dulu setelah kami mendapatkan keterangan-keterangan dari mereka semua,” lanjut Argo. (Elhas-harianindo.com)