Gowa – Polres Gowa baru-baru ini mengamankan Syech Yusuf Puang La’lang dengan tuduhan menyebarkan ajaran sesat. Syech Yusuf merupakan pemimpin Tarekat Ta’jil Khalwatiyah yang berdiri sejak 1999 di Gowa, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Gowa Ajun Komisaris Besar Shinto Silitonga, Syech Yusuf sebelumnya kerap menjual kartu surga dan menyebarkan sejumlah ajaran yang menyimpang kepada para pengikutnya.

“Dia melakukan pembaiatan dan mendoktrin pengikutnya. Dia juga menjual kartu surga,” kata Shinto Silitonga pada Senin (4/11/2019).

Terdapat lima ajaran sesat yang diajarkan oleh Syech Yusuf kepada pengikutnya. Pertama, ia menjual kartu surga seharga Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu sebagai jaminan masuk surga.

“Tersangka menjual kartu surga atau disebut kartu Wifiq ke jemaahnya,” ujar Shinto.

Ajaran berikutnya memerintahkan pengikut Syech Yusuf membayar zakat badan sebesar Rp 5 ribu per kilogram. Besaran zakat dihitung berdasarkan berat badan. Selain itu, ada pula zakat harga yang dipatok 2,5 persen dari penghasilan masing-masing.

Ajaran keempat dari Syech Yusuf menyebutkan ragam-ragam Tuhan. Yaitu Allah pencipta, Allah Mama (ibu), Allah Bapa, Allah Iblis, Allah Jin, Allah Syeitan, dan Allah Nafsu.

Yang kelima adalah klaim dari ajaran Syekh Yusuf yang menyatakan adanya kitab suci selain Alquran, yaitu Kitabullah.

Oleh sebab itu, polisi kemudian menahan Syech Yusuf dengan sejumlah dugaan. Antara lain dugaan penistaan agama, penipuan penggelapan, pencatatan nikah, talak dan rujuk.

Selain itu, Syech Yusuf juga dijerat pidana pencucian uang. Dugaan tersebut didasarkan pada penjualan kartu surga kepada para pengikutnya. (Elhas-harianindo.com)