Jakarta – Dalam rancangan plafon anggaran 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rupanya menetapkan kenaikan gaji bagi penyusun naskah pidato. Hal tersebut tercantum dalam Keputusan Gubernur DKI nomor 1214 tahun 2019 tentang satuan biaya untuk honorarium tenaga ahli non pegawai aparatur sipil negara tim penyusun sambutan, pidato, makalah, dan kertas kerja Gubernur dan Wakil Gubernur.

Untuk penyusun naskah pidato, gaji yang semula Rp 5 juta naik menjadi Rp 8,2 juta. Selain kenaikan gaji, usulan yang diajukan dari pemerintah adalah penambahan jumlah penyusun.

“(Kenaikan) karena melihat frekuensi sambutan gubernur cukup banyak. Tidak hanya gubernur para asisten yang mewakili gubernur kami siapkan juga (naskah pidatonya).” kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri, Mawardi pada Selasa (05/11/2019).

Anggaran untuk penyusun naskah pidato tersebut sebelumnya sempat disorot oleh Indonesia Budget Center (IBC). Menurut lembaga tersebut, anggaran tersebut janggal sebab besaran yang diajukan oleh Biro Kepala Daerah DKI itu sebesar Rp 392 juta, atau untuk 6,5 orang dalam kurun waktu 12 bulan.

Menanggapi hal tersebut, Mawardi mengatakan bahwa posisi penyusun naskah pidato sudah ada sejak dulu. Akan tetapi, pada tahun depan jumlahnya akan ditambah. Untuk tahun ini, jumlah penyusun adalah dua orang.

Mengenai temuan 6,5 orang yang janggal, Mawardi memaparkan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya komponen yang berbeda dalam formula penghitungan. Dari sistem e-budgeting masih menggunakan patokan gaji lama (Rp 5 juta). Sedangkan Kepgub menyebut besaran gaji baru (Rp 8,2 juta).

Oleh karena perbedaan itu, maka perhitungannya menjadi Rp 392 juta dibagi Rp 5 juta dan dibagi lagi menjadi 12 bulan.

“Sehingga pembagiannya menjadi 6,5 ketemunya,” kata Mawardi.

Sedangkan seharusnya, komponen gaji dalam perhitungan tersebut diubah menjadi Rp 8,2 juta. Kini, Pemprov tengah merevisi hitungan dalam sistem tersebut.

“Mudah-mudahan kalau sudah ada penandatanganan KUA-PPAS, sudah dapat diubah dan direvisi. Semoga nanti sudah direvisi besarannya seperti itu.” ujar Mawardi. (Elhas-harianindo.com)