Jakarta – Advokat OC Kaligis melayangkan pendapat terkait gugatannya terhadap Jaksa Agung ST Burhanuddin (Tergugat I) dan Kejaksaan Negeri Bengkulu (Tergugat II), pada Rabu (13/11/2019).

Diketahui bahwa, permasalahan tersebut terkait proses penuntutan kasus pencurian sarang burung walet yang melibatkan penyidik KPK, Novel Baswedan. Laporan yang dilayangkan pada 6 November lalu itu, OC Kaligis berkeinginan agar para tergugat untuk melanjutkan penuntutan perkara atas nama Novel Baswedan untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkulu.

“Yang pertama si Donny sudah lapor. Novel enggak mau ngaku bahwa Donny disuruh tanda tangan di BAP bahwa dia yang membunuh,” ujar OC.

OC menyatakan bahwa kasus tersebut seharusnya sudah dilimpahkan oleh Jaksa Agung Prasetyo atas perintah PN Bengkulu. Namun hal tersebut belum juga dilakukan.

“Kan sudah ada nomor [putusan pelimpahan kasus] di Bengkulu. Ditarik oleh jaksa katanya untuk bikin dakwaan. Tahu-tahu diberhentikan penuntutannya,” tutur OC.

Di sisi lain, OC menyinggung terkait pelaporan yang dilakukan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Aris Budiman terhadap Novel tentang pencemaran nama baik yang dianggap tak kunjung diproses.

“Jadi kelihatannya itu dia kebal hukum sekali,” tambahnya.

OC mengabaikan sejumlah tudingan yang mengatakan dirinya menggugat kasus ini sebagai tindak balas dendam terhadap penangkapannya oleh KPK. (NRY-harianindo.com)