Jakarta – Hingga kini, sejumlah kalangan masih mempermasalahkan wacana penunjukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai pemimpin salah satu BUMN oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Sebagian orang ada yang mengungkit-ungkit rekam jejak Ahok yang dianggap tak beres. Selain dituding menyakiti perasaan umat Islam, Ahok juga pernah menjadi narapidana atas kasus penistaan agama.

Selain itu, ada pula yang menyinggung soal kasus RS Sumber Waras, pembelian lahan di Cengkareng, hingga penggunaan dana non-budgeter yang dilakukan Ahok semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Relawan Jokowi Menyebut Ada Pihak yang Gerah Ahok Jadi Bos BUMN

Baru-baru ini, muncul kembali ke permukaan sebuah video yang menayangkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang berkomentar soal Ahok. Video lawas itu menunjukkan Ma’ruf Amin yang memandang Ahok sebagai sumber konflik sehingga harus dihabisi.

“Menurut saya, Ahok itu sumber konflik,” ujar Ma’ruf Amin dalam video tersebut.

Lebih lanjut, dalam video berdurasi 28 detik itu Ma’ruf Amin mengatakan bahwa konflik di dalam bangsa Indonesia tak akan berakhir selama Ahok masih berpetualang. Oleh sebab itu, ia memandang Ahok harus dihentikan dengan cara fiqh siyasah atau fiqh politik.

“Makanya Ahok itu harus kita habisi. Itu sudah pakainya fiqh siyasah,” tegas Maruf.

Diperkirakan bahwa video tersebut direkam pada tahun 2016. Pada masa itu, sejumlah orang menuntut Ahok agar dihukum lantaran dituding telah menista Surat Al Maidah ayat 51. (Elhas-harianindo.com)