Jakarta – Fahri Hamzah, selaku Mantan Wakil Ketua DPR melayangkan pendapat terkait cara menyelesaikan aksi radikal yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia. Fahri mengusulkan cara itu kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Selain itu, Fahri memberi penjelasan terkait cara menyelesaikan aksi radikal dalam kicauan di akun jejaring sosial Twitter @Fahrihamzah, Kamis (14/11/2019).

“TO: pak Mahfud MD Cara kita menyelesaikan masalah ini adalah dibuka…apa yang sebenarnya terjadi,” kicau Fahri.

Fahri menyatakan bahwa cara ini setelah mengetahui pernyataan Kemenhub yang meminta pihak penyedia aplikasi ojek online untuk lebih ketat dalam seleksi sopir.

“Kita mulai dari penusuk pak Wiranto yang bisa jadi Saksi hidup,” ucap Fahri.

Fahri menilai pelaku aksi radikal seperti itu sebaiknya diwawancara di depan publik sebagai bentuk pembelajaran.

“Kita wawancara di depan publik agar jadi pelajaran. Pelaku jangan disembunyikan. Atau dibunuh. Kita perlu buka,” Fahri berpendapat. (NRY-harianido.com)