Jakarta – Sempat mendapat sejumlah ancaman santet hingga pembunuhan, Eza Gionino tak tinggal diam. Pada Sabtu (16/11/2019) kemarin, ia melaporkan pria berinisal QS ke Polres Bogor.

Hal tersebut dibenarkan oleh Henry Indraguna selaku kuasa hukumnya. Menurut Henry, keputusan Eza melaporkan QS sudah bulat lantaran pria tersebut telah mengganggu anak dan istri Eza.

“Itu dia diancam pembunuhan oleh seseorang. Pengancaman dari handphone dia, melalui WhatsApp. Mau dibunuh, santet, muntah darah anak istrinya,” ujar Henry.

Berdasarkan penuturan dari Eza, hal tersebut bermula ketika dirinya ditipu oleh QS yang merupakan pedagang ikan arwana. Ketika Eza meminta agar QS bertanggung jawab, ia justru mendapat ancaman.

Meskipun secara pribadi Eza tak takut akan ancaman tersebut, namun ia khawatir dengan kondisi istrinya yang ketakutan.

“Istri gue pasti perasaan banget, apalagi dia kan masih menyusui, jadi lebih sensitif,” ujar Eza di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019).

“Gue nggak tau apakah dia membayangkan Nichole (anak) diapa-apain sampai dia pikirannya ke mana-mana,” sambungnya.

Selain itu, Eza takut apabila QS akan datang ke rumahnya dan melakukan hal yang berbahaya. Oleh sebab itu, Eza memutuskan untuk melaporkan QS ke polisi.

“Bukan masalah takut disantet, tapi takutnya ini orang macem-macem, dateng ke rumah, atau nyuruh orang, karena dia kan di rumah sendirian sama Nichole sama pembantu,” ungkap Eza. (Elhas-harianindo.com)