Jakarta – Ibunda Indah Permatasari, Nursyah, sepenuhnya menerima kedatangan Arie Kriting ke rumahnya.

“Kalau itu wallahualam. Tidak ada yang tahu, maut, ajal, jodoh. Saya sudah pasrah,” ujar Nursyah, Senin (18/11/2019).

Nursyah pun mengaku saat Arie akan berjabat tangan dengan dirinya, ia pun membuang tangan dan enggan untuk menyalami Arie. Dae Ca’a dan Syarif yang merupakan kerabat Nursyah membantu kedatangan Arie Kriting ke rumah indah tersebut.

“Sempat bertemu (Arie), sempat juga mau cium tangan tapi saya langsung buang tangan. Saya bilang, ‘Sudahlah ngapain’. Dia tidak ngomong sepatah kata pun, dia cuma nunduk,” ungkapnya.

Dilansir dari ‘Selebrita Pagi’ Arie membeberkan bahwa hal tersebut merupakan awal untuk dirinya untuk menunjukan hal terbaik yang bisa ia lakukan kepada Ibunda Indah, Nursyah.

“Kenal keluarga ini kan bukan satu dua tahun ya, dari lima tahun sebelumnya saya sudah main ke keluarga ini. Silaturahmi sebagai perantau saja. Tapi situasinya memang beda, saya teman aja keluarga, beberapa tahun dekat dengan keluarga ada hal lain jadi seperti ini,” tutur Arie.

“Saya orangnya masih belum paham dengan hal ini. Belum paham bisa tunjukkan, saya tunjukkan. Besok-besok saya bisa lebih mudah komunikasinya, kita sedang mencoba jalan sama-sama. Harus ada keluarga juga, saya terima kasih kepada keluarga ketemu sama Papinya Indah juga,” pungkas Arie. (Hr-harianindo.com)