Jakarta – Joko Widodo, selaku Presiden RI menunjuk 14 staf khusus yang akan bekerja membantunya selama lima tahun ke depan. Tujuh staf khusus berasal dari kalangan milenial yang memiliki latar belakang profesi beragam.

Di sisi lain, Jokowi menyatakan bahwa dirinya tak mengharuskan seluruh stafsus-nya bekerja penuh waktu atau full time di Istana. Alasannya, stafsus Jokowi memiliki tanggung jawab lain yang harus dikerjakan di luar Istana.

“Tidak full time. Beliau ini sudah memiliki kegiatan, memiliki pekerjaan yang bisa mingguan. Tidak harus ketemu, tapi minimal 1-2 minggu sekali ketemu. Namun masukan bisa setap jam, menit,” kata Jokowi dalam pengenalan staf khusus milenial, Kamis (21/11/2019).

Fadjroel Rachman, selaku Juru Bicara Kepresidenan menyatakan bahwa stafsus Presiden juga dibantu oleh asisten yang setiap hari berada di lingkungan istana. Tak hanya itu, meski secara fisik tidak berada di Istana, seluruh stafsus bisa secara memberi masukan kepada Presiden Jokowi yang tak dibatasi waktu.

“Ya kan mereka bekerja 1×24 jam. Jadi tidak main-main loh kerjaan stafsus itu,” kata Fadjroel di Istana Negara, Jumat (22/11/2019). (NRY-harianindo.com)