Jakarta – Eri Cahyadi merasa dirinya difitnah saat baliho dirinya bersama Wali Kota Risma terpajang. Eri Cahyadi, selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya menduga ada yang berniat jahat dengan memasang baliho tersebut.

“Gusti Allah Mahatahu. Siapa yang berbuat jahat, pasti akan mendapat balasan-Nya,” kata Eri Cahyadi seperti dilansir Antara di Surabaya pada Rabu (13/11/2019).

Diketahui bahwa, dalam baliho berukuran sekitar 2 × 4 meter itu tertulis frasa: “Kampung Berdaya, Warga Berjaya”. Di atasnya ada sponsor dari Smart City. Di foto keduanya tertulis masing-masing nama: Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya dan Eri Cahyadi Kepala Bappeko dan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

Sejauh ini diketahui bahwa, baliho bergambar Risma dan Eri itu dipasang di tiga tempat, yakni Kelurahan Lidah Wetan, Lidah Kulon dan Kelurahan Bangkingan.

Eri Cahyadi langsung melakukan cek lokasi saat mengetahui kabar tersebut.

“Saya cek tidak ada. Bisa saja baliho itu dipasang kemudian difoto untuk diviralkan. Setelah itu, dilepas lagi,” katanya.

Selain itu, Eri mendalami setiap kata yang ada di baliho itu. Ternyata, ada kalimat di baliho yang salah. (NRY-harianindo.com)