Jakarta- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara terkait pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Agnes Mo, yang mengklaim tidak mempunyai darah Indonesia.

Sontak pernyataan tersebut mendapatkan kecaman dari berbagai kalangan di Indonesia.

Moeldoko mengklaim sering menemukan warga Indonesia yang tinggal di negeri orang lebih memiliki jiwa nasionalisme. Ia pun menghimbau untuk tidak membumbui pernyataan Agnes seolah-olah tidak nasionalis.

“Jadi jangan terus digoreng Agnes Monica enggak nasionalis. Menurut saya sih enggak,” ujar Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (26/11).

Moeldoko mengungkapkan bahwa dirinya pernah bertemu dengan Agnes Mo di kantornya baru-baru ini. Ia beranggapan bahwa Agnes memiliki semangat yang tinggi untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan yang ada di Indonesia.

“Kalau dia orang ego mungkin, dia enggak mau diundang ke sini. Saya undang makan tempe juga enak-enak aja,” tuturnya.

Agnes Mo direncanakan akan diundang kembali untuk datang dan bertemu demngan Moeldoko. Namun, ia masih belum memberikan kepastian kapan akan mengundang Agnes Mo. Pada awal tahun ini, Agnes sendiri pernah bertemu secara langsung dengan Presiden Jokowi.

Pasca pertemuan, ia membeberkan bersama dengan presiden akan menggagas sebuah program yang berkaitan dengan pemuda. Namun, Agnez masih enggan untuk membeberkan acara tersebut.

Agnezjuga bercerita terkait dengan proses ia menitih karier sehingga bisa terjun dalam industri hiburan di Amerika Serikat. Ia pun meminta dukungan dari presiden untuk keberlanjutan kariernya.

“Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana juga saya kan di sana (AS) jadi duta bangsa,” jelasnya.

Agnez baru-baru ini membuat geger di media sosial lantaran pernyataannya dalam wawancara untuk acara Build Series. Dalam video yang dirilis pada 22 November lalu, Agnez ditanya soal keberagaman budaya di Indonesia yang kemudian mempengaruhi musik yang ia rilis di Amerika Serikat. (Hr-harianindo.com)