Jakarta- Foto sebuah sertifikat berlogo Unesco, organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), baru-baru ini ramai dibicarakan lantaran mengeluarkan pernyataan bahwa agama Islam adalah agama yang damai. Selain logo Unesco, dalam sertifikat tersebut juga terdapat logo dari sebuah yayasan bernama International Peace Foundation.

Dalam sertifikat tersebut, tertuang bahwa pernyataan Unesco tersebut dideklarasikan pada 4 Juli 2016. Di sisi kanan bawah sertifikat itu, tercantum pula tanda tangan Direktur Jenderal Unesco, Irina Bokova.

Akun Rimun Pasha di Facebook pada Selasa, 26 November 2019 menjadi salah satu akun yang membagiakan foto dari sertifikat tersebut. Dalam gambar yang dibagikan oleh akun Rimun, selain berisi foto sertifikat itu, terdapat juga tangkapan layar sebuah artikel di situs IDToday.co dengan menggunakan judul “Unesco Menyatakan Islam Sebagai Agama Teraman Di Dunia”.

Dalam unggahan tersebut akun Rimun juga menambahkan tulisan, “Alhamdulilah Islam mendapatkan sertifikat sebagai agama teraman dan terdamai di dunia. Stop islamophobia, Islam not terorist.” Sejak diunggah, unggahan akun Rimun itu telah disukai hingga 712 kali dan dibagikan hingga 122 kali.

Untuk melakukan pemeriksaan terhadap sertifikat yang dikeluarkan Unesco yang bertuliskan bahwa Islam adalah agama yang paling damai, Tim CekFakta Tempo memasukkan foto sertifikat di atas ke dalam reverse image tools Google. Ditemukan bahwa foto sertifikat tersebut pertama kali diunggah oleh Junta Ka Reporter.

Situs Junta Ka Reporter memuat foto sertifikat tersebut pada 4 Juli 2016 dalam artikel yang bertajuk “Unesco declares Islam as the most peaceful religion of the world”. Namun, setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata situs tersebut merupakan situs satire.

Dalam disclaimer situs Junta Ka Reporter, tertuang: “Anda benar-benar mempercayai omong kosong ini sebagai kenyataan? Sebelum Anda menuntut kami, sadarilah bahwa ini adalah situs satire. Segala hal yang dimuat di sini adalah bualan. Tapi, jika Anda tetap sebodoh itu dan merasa sakit hati, kami minta maaf.”

Dalam pernyataanyang diterbitkan oleh situs resminya pada 11 Juli 2016, Unesco mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah menyatakan jika agama Islam adalah agama yang paling damai. Berikut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Unesco:

“Pernyataan ini dibuat untuk menanggapi unggahan situs Junta Ka Reporter terkait sertifikat yang disebut dikeluarkan oleh Unesco yang menyatakan ‘Islam sebagai agama paling damai di dunia’. Pernyataan tersebut tidak pernah dibuat oleh Unesco. Sertifikat yang dibuat oleh situs itu merupakan sertifikat palsu. Situs yang memuat informasi tersebut adalah sebuah media satire. Unesco tidak pernah memiliki hubungan resmi dengan entitas yang disebut sebagai ‘International Peace Foundation’.” (Hr-harianindo.com)