bank bjb Perluas Akses Rumah Terjangkau Bagi Masyarakat Jawa Barat


Jakarta

bank bjb juga mendukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah dalam rangka meningkatkan akses perumahan yang layak bagi masyarakat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan bank bjb dalam Sosialisasi Program Kredit Perumahan (KPP) bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendukung penuh rencana pembangunan Desa Wisata dan pengembangan UMKM berbasis perumahan rakyat.

“Sebagai bagian dari strategi pengembangan budaya dan ekonomi, Pemprov Jabar akan membangun Desa Wisata sebagai destinasi berbasis perumahan rakyat, untuk Kabupaten Sumedang kami minta menyiapkan satu desa untuk direnovasi dan menjadi kawasan wisata budaya. Pemprov juga sedang menyiapkan prototipe pengembangan UMKM yang dapat terintegrasi dengan sektor perumahan dan pariwisata,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/10/2025).

Hal itu disampaikannya saat kegiatan sosialisasi yang digelar di Lapangan Komplek Pemerintahan Daerah Kabupaten Sumedang, Rabu (29/10).

Kabupaten Sumedang dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena mempunyai potensi ekonomi yang besar. Dengan topografi pegunungan dan dominannya sektor pertanian, wilayah ini juga berkembang pesat sebagai pusat pertumbuhan industri, perdagangan dan pendidikan sehingga mendorong meningkatnya kebutuhan akan perumahan yang layak.

Saat ini permintaan hunian terjangkau di Sumedang terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah tenaga kerja yang datang dari berbagai daerah. Kondisi ini menjadikan Sumedang sebagai daerah prioritas dalam perluasan akses pembiayaan perumahan melalui program KPP.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, bank bjb berupaya memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme pembiayaan dan manfaat program. Edukasi masyarakat menjadi bagian penting dari strategi bank bjb dalam mempercepat realisasi penyaluran kredit dan memperkuat kolaborasi antar instansi.

“bank bjb memandang bahwa sektor perumahan mempunyai peran krusial dalam menggerakkan perekonomian nasional. Pembangunan rumah tidak hanya menjawab kebutuhan pokok masyarakat, namun juga memacu pertumbuhan industri bahan bangunan, jasa konstruksi, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat daerah,” jelas Sekretaris Perusahaan bank bjb, Herfinia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/10/2025).

“bank bjb meyakini keberhasilan program perumahan bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, pengembang dan masyarakat. Oleh karena itu, bank bjb hadir tidak hanya sebagai penyalur pembiayaan, namun juga sebagai mitra strategis dalam perencanaan dan pelaksanaan program perumahan berkelanjutan,” imbuhnya.

Memperkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan

Selain memperluas akses pembiayaan rumah, kegiatan ini juga membuka ruang dialog antara pelaku industri properti dan lembaga keuangan. Forum ini merupakan ajang strategis untuk membangun kerja sama jangka panjang dalam penguatan ekosistem pembiayaan perumahan di kawasan.

Sinergi antara pusat, daerah, dan keuangan menjadi landasan utama terciptanya sistem pembiayaan perumahan yang inklusif. Bank BJB berperan aktif dalam menghubungkan kebijakan nasional dengan kebutuhan daerah, sehingga kebijakan perumahan dapat dilaksanakan secara efektif, jelas Herfinia.

Kegiatan sosialisasi ini juga melibatkan berbagai pihak mulai dari unsur pemerintah, pengembang dan masyarakat. Para peserta mendapat penjelasan komprehensif mengenai kebijakan pembiayaan perumahan nasional, prosedur pengajuan kredit, dan strategi percepatan pembangunan perumahan rakyat di Sumedang.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan kesepahaman teknis antar instansi, sehingga memperlancar proses administrasi dan meminimalisir hambatan penyaluran pembiayaan perumahan rakyat.

“bank bjb melihat Program Kredit Perumahan sebagai peluang strategis untuk memperkuat portofolio pembiayaan produktif yang berdampak langsung terhadap perekonomian daerah. Dengan jaringan kantor yang luas di seluruh Jawa Barat, bank bjb memiliki kemampuan menjangkau masyarakat di pelosok, menjamin pemerataan akses terhadap layanan keuangan. Hal ini juga memperkuat posisi bank bjb sebagai motor penggerak pembangunan daerah,” ujarnya.

Melalui inovasi produk dan digitalisasi layanan, bank bjb juga semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses kredit perumahan. Pengajuan yang cepat dan transparan menjadi keunggulan kompetitif bank bjb dalam meningkatkan kepercayaan nasabah.

Herfinia menyampaikan upaya bank bjb dalam mendukung program pembangunan perumahan nasional juga sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Akses terhadap perumahan yang layak diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif.

Ke depan, bank bjb akan terus memberikan solusi keuangan yang relevan, mudah diakses, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Program perumahan inklusif juga merupakan misi bank bjb untuk memperkuat struktur perekonomian daerah dan memperluas pemerataan kesejahteraan.

“Dukungan terhadap program pembangunan perumahan mencerminkan peran aktif bank bjb dalam memperkuat ketahanan perekonomian nasional melalui sektor riil. Ke depan, bank bjb akan terus berinovasi dengan menghadirkan produk pembiayaan yang adaptif dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Sebagai informasi, sosialisasi ini juga dihadiri oleh pejabat pemerintah pusat dan daerah, antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Hadir pula Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin dan Direktur Konsumer dan Ritel Nunung Suhartini, serta perwakilan asosiasi pengembang, perwakilan perbankan dan BUMD, komunitas UMKM, serta pelaku usaha jasa konstruksi.

Informasi lebih lanjut mengenai KUR dan produk pembiayaan perumahan dapat diakses melalui kantor cabang bank bjb terdekat, layanan call center bjb Call 14049, atau website resmi infobjb.id/KUR.

Video Ngaku Terima Aliran Uang Korupsi BJB, Lisa: Saat RK Masih Kantor


Video Ngaku Terima Aliran Uang Korupsi BJB, Lisa: Saat RK Masih Kantor


(prf/ega)

Source link