X
  • On14/06/2017
Categories: Internasional

Kelompok Teroris di Marawi Memperlakukan Ribuan Warga Sipil Secara Keji

Marawi – Kelompok militan yang saat ini menduduki sebagian wilayah Marawi, Filipina Selatan, menjajah warga sipil di sekitar mereka. Para teroris tersebut bahkan tidak segan membunuh warga yang tepergok hendak melarikan diri dari kawasan tersebut.

Filipina

Sementara, di lain sisi, para teroris itu pun menggunakan warga sipil sebagai pelayan dan juru masak.

Fakta tersebut dibeberkan otoritas Filipina kepada media, seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (13/6/2017).

Dikabarkan, ada sekitar 1.000 orang masih terjebak di bagian kota Marawi yang dikendalikan oleh teroris. Kondisi tersebut terjadi setelah sekitar tiga minggu konflik bersenjata pecah di kawasan itu.

Pasukan teroris masih memberikan perlawanan terhadap serangan yang dilancarkan militer Filipina yang didukung pasukan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Pemimpin Iran Sebut ISIS Dibuat Amerika Serikat

Pengeboman terjadi tanpa henti di daerah permukiman di Marawi di mana para teroris bersembunyi. Pihak berwenang mengatakan, diperkirakan terdapat 400 teroris bersenjata yang masih bertahan di sana, dan menggunakan warga sipil sebagai tameng dan juga budak. (Yayan – www.harianindo.com)

yayan vvotak: