X
  • 5 days ago
Categories: NasionalRagam Berita

Luhut Ancam Cari Dosa Amien Rais, Ini Reaksi PAN

Jakarta – Ancaman terhadap Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang dilontarkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendapatkan reaksi dari anggota Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo.

Menurut Dradjad, pernyataan Luhut tersebut justru menjadi tendensi buruk bagi pemerintahan Jokowi.

“Mengapa? Sebab, bisa dipakai sebagai pembenaran bahwa pemerintahan Jokowi terkesan senang mencari kesalahan dari pihak yang berbeda pandangan dan atau berseberangan,” kata Drajad Wibowo, Selasa (20/3/2018).

“Selain itu, menimbulkan kesan bahwa pemerintah juga suka main ancam dan tidak ragu memakai segala cara untuk membalas dendam,” imbuhnya.

Meskipun pada pernyataannya Luhut tidak meyebutkan nama namun bisa diduga bahwa yang menjadi sasaran Luhut adalah Amien Rais, karena sehari sebelumnya Amien mengkritik kebijakan Jokowi untuk bagi-bagi sertifikat.

“Reaksi Pak Luhut terhadap kritik Pak Amien menunjukkan bahwa ada personel-personel kunci dalam pemerintahan Presiden Jokowi yang anti-kritik,” kata Drajad.

“Saya jadi bertanya-tanya, jangan-jangan perpecahan di Golkar dan PPP dulu juga karena pendekatan cari-cari kesalahan dan balas dendam,” ucapnya.

“Jangan-jangan kasus yang menimpa sebagian ulama, bahkan hingga ada yang wafat, juga karena hal yang sama? Masih banyak jangan-jangan yang lainnya,” tambahnya.

Terhadap ‘ancaman’ yang dilontarkan Luhut, Drajad memastikan PAN tidak akan tinggal diam bila ada sesuatu yang menimpa Amien Rais.

“Yang jelas, kalau sampai nanti terjadi apa-apa terhadap Pak Amien, PAN punya bukti kuat untuk menuding siapa aktor intelektualisnya,” ucap Drajad.

Sebelumnya, Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan kegeramannya terhadap mereka yang seringkali mengkritik pemerintah dengan sembarangan. Hal ini diungkapkan Luhut dalam pidatonya di acara seminar nasional “Kebijakan dan Koordinasi Bidang Maritim untuk Kesejahteraan Nelayan” di gedung BPK, Senin (19/3/2018).

Saat itu, Luhut membeberkan bahwa ada tokoh senior yang mengkritik kebijakan pemerintah membagikan sertifikat yang oleh tokoh itu disebut pembohongan.

“Kalau ada senior bilang bahwa ngasih sertifikat itu ngibulin rakyat, apanya yang ngibulin. Dari dulu juga ada pembagian sertifikat, tetapi prosesnya panjang, lama, dan sedikit. Sekarang prosesnya cepat dan banyak. Lha, salahnya di mana,” kata Luhut.

Karena itu, Luhut menyatakan bahwa ia akan membongkar dosa-dosa mereka yang asal-asalan dalam mengkritik pemerintah.

“Jangan asal kritik saja. Saya tahu track record-mu, kok. Background saya spion juga,” kata Luhut.

“Kalau kau merasa paling bersih, kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga, kok. Sudahlah, diam sajalah. Jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu, memang kamu siapa?” tegasnya.
(samsul arifin – www.harianindo.com)

Samuel Philip Kawuwung :