X
  • 5 days ago
Categories: NasionalRagam Berita

Jokowi Tuding Ada Propaganda Rusia di Pilpres 2019, Ini Penjelasan Kedubes Rusia

Jakarta – Calon presiden petahana Joko Widodo menuding ada timses yang menggunakan propaganda Rusia untuk menebarkan berita hoaks dan di fitnah di media sosial.

“Problemnya adalah timses yang menyiapkan propaganda Rusia, yang setiap saat mengeluarkan semburan fitnah dan hoaks. Ini yang harus segera diluruskan,” ucap Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan oleh Forum Alumni Jatim di Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019).

Terkait hal ini, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta secara resmi menyampaikan bantahannya melalui akun Twitter resminya.

“Sebagaimana diketahui istilah ‘propaganda Rusia’ direkayasa pada tahun 2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas,” tulis akun resmi Kedutaan Rusia, Senin (4/2/2019).

“Kami menggarisbawahi bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami,” lanjut cuitan tersebut.

Sebelumnya, laporan dari tim ahli di Amerika Serikat, pada Desember 2018 lalu menyebutkan bahwa Rusia ikut campur tangan pada pilpres AS 2016 dengan berupaya memecah belah rakyat Amerika Serikat berdasarkan ras dan ideologi ekstrem.

Menurut tim pengamat media sosial New Knowledge dan tim dari Universitas Oxford beserta firma Graphika, Badan Peneliti Internet dari pemerintah Rusia yang bermarkas di St Petersburg, berusaha memanipulasi politik di Negeri Paman Sam pada masa kampanye pilpres yang lalu hingga saat ini.
(samsularifin – www.harianindo.com)

Samuel Philip Kawuwung :