Jakarta – Karangan bunga bagi Ahok yang dikirim oleh warga ke Balai Kota pada Rabu (3/5/2017) berbeda dari biasanya.
Dari pengamatan HarianIndo, sejumlah karangan bunga bertuliskan pesan kepada Majelis Hakim yang menangani kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai terdakwa, untuk membebaskan Ahok.

Karangan Bunga Untuk Ahok di Balai Kota Berbeda dari Biasanya

Lebih dari 20 karangan bunga berisi tulisan yang nadanya hampir sama yang intinya meminta kepada hakim untuk membebaskan Ahok karena mereka nilai Ahok tidak bersalah.

Tentu saja karangan bunga bagi Ahok dengan tema yang baru ini menjadi rebutan obyek foto bagi warga yang datang ke Balai Kota.

“Bebaskan Ahok”, demikian tulisan dalam karangan bunga yang dikirim oleh warga Melawai dan Pondok Indah.

“Mohon bebaskan Ahok Pak Hakim”, begitu yang tertulis dalam karangan bunga kiriman Rakyat Indonesia Cinta Damai.

“Bebaskan Ahok Pak Hakim. Tegakan Keadilan”, dari Ex SD Palmerah 2 Pagi 72.

Beberapa karangan bunga dengan tema pesan yang sama antara lain:

“Kepada hakim yang terhormat, tolong bebaskan Ahok. Ahok tidak bersalah”.

“Bebaskan Ahok. Tidak Terbukti Penista Agama. Mari Kita Hidup Dalam Damai.”

“Bunga Berseru, Nurani Hati Pak Hakim Tolong Bebaskan Ahok yang Tak Bersalah.”

“Yang mulia bapak hakim, bapak Ahok tidak bersalah, mohon bebaskan. Bapak Ahok penista agama tidak terbukti”.

Karangan Bunga Untuk Ahok di Balai Kota Berbeda dari Biasanya

Kasus Ahok sendiri telah memasuki babak akhir dimana pada Selasa (9/5/2017) menadatang akan dibacakan vonis terhadap Ahok oleh Majelis Hakim.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan Ahok bersalah melanggar Pasal 156 KUHP dan menuntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.
(samsul arifin – harianindo.com)