Jakarta – RR Fransiska Kumalawati Susilo, pelapor Sandiaga Uno, menyebut jika dirinya sudah berusaha keras berkomunikasi untuk bertemu Sandiaga dan Andreas Tjahjadi guna menyelesaikan kasus dugaan penggelapan aset dalam proses penjualan tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012 secara kekeluargaan. Namun, dirinya menuding Sandiaga yang super kaya menganggap dirinya tak pantas ditemui karena hanya warga biasa saja.

Pelapor Sindir Sandiaga Sebagai Orang Super Kaya Yang Sulit Ditemui

Sandiaga Uno

“Tapi sepertinya mereka sudah menjadi 2 orang super kaya, hebat dan penting. Sehingga, saya sebagai warga biasa yang tidak pantas untuk ditemui oleh orang-orang kaya,” tukas Fransiska kepada awak media, Kamis (23/3/2017).

“Lihat saja Sandi melaporkan dirinya dengan nilai kekayaan 3,8Triliun. Siapa saya? Hanya orang yang mau membela amanah ibu dari anak-anak yang masih cukup dekat dengan saya,” tambah Fransiska.

Baca juga: Ahok Mengklaim Anies Bakal Jadi Gubernur DKI Kalau Hasil Survey Benar

Kasus ini sendiri sejatinya sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Fransiska. Sandiaga dan Andreas dalam kasus ini sebagai terlapor. Penyelidik telah mengundang Sandiaga untuk hadir memberikan klarifikasi. Meski demikian, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tak hadir karena memilih kampanye. (Yayan – harianindo.com)