Jakarta – Sebuah studi menyimpulkan jika susu rendah lemak dan yogurt dapat menurunkan kecenderungan terkena depresi.

Kurangi Gejala Depresi dengan Susu Rendah Lemak

Susu

Seperti dilansir dari metrotvnews.com, Minggu (23/4/2017), ilmuwan dari Jepang dan Tiongkok melakukan sebuah penelitian yang melibatkan 1.159 orang dewasa berusia 19-38 tahun untuk melihat gejala depresif seperti kelelahan, sedih, cemas, dan ketidakberdayaan dengan asupan susu berlemak dalam sehari-hari.

Para subyek pun menjawab beberapa pertanyaan tentang seberapa sering mereka mengkonsumsi susu penuh dan rendah lemak dan evaluasi depresi untuk melihat seberapa menderita mereka. Beberapa faktor pendukung seperti usia, jenis kelamin, kesehatan, serta nutrisi juga diperhatikan.

Alhasil, mereka yang mengkonsumsi susu rendah lemak sebanyak satu hingga empat kali seminggu lebih jarang mengalami depresi.

Ilmuwan yakin jika asam lemak trans pada susu berlemak dapat memicu depresi akibat adanya sifat antidepresi dari kandungan triptofan.

Baca juga: Apa Akibat dari Jarang Menyikat Lidah ?

Sayangnya, penelitian itu hanya menggunakan susu, bukan produk olahan susu lainnya seperti keju ataupun mentega. (Yayan – harianindo.com)