Jakarta – Polisi telah melakukan pemeriksaan urine terhadap VM, perempuan yang terekam kamera berjalan-jalan tanpa mengenakan pakaian di kawasan Mangga Besar, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Pemeriksaan Awal Polisi, VM Positif Mengkonsumsi Benzodiazepin

Hasil pemeriksaan awal terhadap VM tidak ditemukan narkoba, namun positif mengkonsumsi obat penenang atau benzodiazepine.

“Sudah diperiksa terkait urine oleh Polda Metro Jaya. Hasilnya, untuk positif benzo (benzodiazepine) atau obat penenang, untuk narkoba negatif. Semua narkoba negatif,” kata Kapolsek Taman Sari AKBP Erick Frendriz di kantornya, Rabu (7/6/2017).

Menurut keterangan VM, dia melakukan hal tersebut karena mengalami halusinasi.

“Dia halusinasi, katanya ada yang nuntun ke sana,” kata Kanit Reskrim Polsek Taman Sari Kompol Bintoro.

Benzodiazepine merupakan salah satu jenis obat penenang yang biasanya dipakai oleh pasien gangguan kejiwaan yang mengalami gangguan kecemasan, gangguan panik, kejang-kejang dan insomnia.

Beberapa jenis benzodiazepine yang biasa digunakan antara lain alprazolam, chlordiazepoxide, diazepam, estazolam dan juga triazolam.

Alprazolam misalnya, digunakan untuk meredakan serangan panik dan rasa cemas yang dialami pasien gangguan kecemasan. Salah satu merek dagang alprazolam di pasaran misalnya Xanax.

Diazepam memiliki efek sedatif yang kuat dan biasanya digunakan untuk mengatasi insomnia, kejang-kejang dan juga kecanduan alkohol.

Karena jenis obat benzodiazepine tergolong obat keras, maka penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter.

Efek yang diakibatkan oleh benzodiazepine antara lain menyebabkan rasa kantuk, bingung, pusing, hingga kehilangan kemampuan menentukan arah. Bila dalam jumlah yang besar, enzodiazepine dapat menyebabkan gangguan penglihatan, penurunan kesadaran, hingga depresi.
(samsul arifin – harianindo.com)