Jakarta – Farhat Abbas dan sejumlah pengacara yang tergabung di dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro-Jokowi (Kopi Pojok), melaporkan 17 pihak dengan tuduhan ujaran kebencian terkait cerita bohong Ratna Sarumpaet.

Soal Cerita Bohong Ratna Sarumpaet, Fadli Zon : Saya Tidak Merasa Menyebarkan Hoax

Salah satu dari 17 nama tersebut yakni Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Terkait pelaporan dirinya, Fadli Zon merasa tidak menyebarkan berita hoax.

“Saya tidak merasa (menyebarkan hoax),” kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Pernyataannya pada saat itu menurut Fadli hanyalah respons terhadap kemanusiaan.

“Bahwa ada pengaduan seperti biasa saja kok. Dari mana menyebarkannya. Kita kalau ada begitu respons kita langsung merupakan respons aktif ya, apalagi ini seorang ibu 70 tahun, mengaku dianiaya, masa kita tidak melakukan apa-apa,” ujar Fadli Zon.

Bahkan pada saat itu Fadli mengaku telah menyarankan kepada Ratna untuk melapor ke pihak kepolisian.

“Kemudian kita bilang itu ada penganiayaan. Tapi kita juga sarankan untuk dilaporin ke polisi dan juga harus ada visum. Begitu. Saya kira di sini jelas duduk soalnya. Cuma kita memang sangat menyayangkan, menyesalkan, dan ini sebuah hal yang luar bisa terjadi,” jelas Fadli.

Sebelumnya, Kopi Pojok melaporkan 17 nama ke Bareskrim Polri pada Rabu (3/10/2018) dengan nomor laporan LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM.

17 nama tersebut yakni :

1. Prabowo Subianto
2. Sandiaga Uno
3. Ratna Sarumpaet
4. Fadli Zon
5. Rachel Maryam
6. Rizal Ramli
7. Nanik S Deyang
8. Ferdinand Hutahaean
9. Arief Poyuono
10. Natalius Pigai
11. Fahira Idris
12. Habiburokhman
13. Hanum Rais
14. Said Didu
15. Eggi Sudjana
16. Captain Firdaus
17. Dahnil Anzar Simanjuntak
(samsul arifin – harianindo.com)