Home > Ragam Berita > Nasional > Timses Prabowo Protes ke KPU Saat Debat Capres, Menteri Luhut Maju

Timses Prabowo Protes ke KPU Saat Debat Capres, Menteri Luhut Maju

Jakarta – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sempat dibuat tegang saat acara debat kedua capres 2019 ketika timses Prabowo-Sandi melakukan protes ke kursi komisioner KPU dan Bawaslu karena mereka menilai calon petahana Jokowi telah menyerang Prabowo secara pribadi terkait tanah yang dimiliki Prabowo.

Timses Prabowo Protes ke KPU Saat Debat Capres, Menteri Luhut Maju

Hal ini tergambar dari rekaman video yang diunggah oleh Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief melalui akun Twitternya, Senin (18/2/2019).

Dalam video berdurasi 45 detik tersebut terlihat sejumlah anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mendekati kursi komisioner KPU dan Bawaslu di ruangan debat di The Sultan Hotel, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam.

Terlihat di antaranya Priyo Budi Santoso, Maher Algadri, Putra Jaya Husin, dan Jansen Sitindaon.

“Kita minta KPU menegur Pak Jokowi sekarang karena apa yang disampaikan Pak Jokowi adalah salah,” ujar salah satu anggota BPN Prabowo-Sandi.

Nampak pula beberapa anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, seperti Aria Bima, Bahlil Lahadalia, dan beberapa orang lainnya, ikut mendekat.

“Dia menyerang pribadi, kita juga bisa,” kata Maher Algadri kepada Aria Bima yang berusaha menenangkannya.

Beberapa detik kemudian, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang sedang duduk di barisan kursi para menteri lainnya, ikut maju dengan wajah yang tegang. Beberapa orang kemudian kemudian berusaha menenangkannya hingga akhirnya Luhut kembali duduk.

“Kita protes keras ke Bawaslu ke KPU, harus menegur pihak 01. Pak Luhut ikut terpancing emosi dan maju juga. Bereaksi karena pihak 02 komplain. Tapi akhirnya Pak Luhut dirangkul supaya duduk,” kata Putra Jaya Husin kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

Menurut Putra, pihak BPN melakukan protes kepada KPU sebagai penyelenggara acara debat, bukan kepada timses Jokowi-Ma’ruf.

“Ikut merubung ke KPU dan Bawaslu. Padahal kita komplain ke penyelenggara pemilu. Ada Aria Bima, Bahlil, Rizal Malarangeng, saya minta untuk jaga jarak. Supaya tidak ada masalah antara kedua belah pihak. Kan 02 tidak komplain ke 01 tapi ke KPU dan Bawaslu. Jadi 01 nggak usah jawab,” jelas Putra.

“Saya kasih tau ‘Bim (Aria Bima) biar aja mereka komplain dulu, ini kan ke penyelenggara debat, kecuali 02 ke kursi 01’. Akhirnya mereka mau, ada (jarak) 2-3 meter lah. Pak Luhut duduk, temen-temen saya jagain,” tuturnya.

“Kita kan komplain karena Pak Jokowi menyerang personal. Ini debat soal negara, yang dibahas soal negara, kebijakan pemerintah, nggak ada hubungan Pak Prabowo dengan HGU, punya kolam, nggak ada hubungan dengan personal Pak Prabowo,” lanjut Putra.

Politisi PAN ini juga mengkritik moderator yang tidak menegur Jokowi yang menurutnya telah menyerang Prabowo secara pribadi.

“Harusnya diingetkan. Bukan soal detiknya sudah lewat, atau ditegur kalau waktunya sudah abis. Kayak debat Trump dan Hillary Clinton, moderator langsung bicara kalau menyerang personal. Ya kayak gitu kalau moderatornya anak-anak, harusnya seperti Karni Ilyas, Andy Noya,” kata Putra.
(samsularifin – www.harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sejumlah Jurnalis Jadi Korban Intimidasi di Acara Munajat 212

Sejumlah Jurnalis Jadi Korban Intimidasi di Acara Munajat 212

Jakarta – Sejumlah jurnalis menjadi korban intimidasi yang dilakukan oleh massa yang menggunakan atribut Front ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135