Jakarta – Slamet Maarif, selaku Ketua umum PA 212, menyatakan bahwa Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak tengah mengurus kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Arab Saudi.

Selain itu, Slamet menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya agar Imam Besar FPI itu hadir pada reuni akbar 212.

“Sedang diupayakan semaksimal mungkin kan, tadi GNPF dan ketua, sekjen ada di sana. Kalau tak ada halangan dan komunikasi semua akan lancar,” ujar Slamet di Kantor Dewan Dakwah Islam Indonesia, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Di sisi lain, Slamet menyatakan bahwa pihaknya saat ini tidak ingin berkomunikasi dengan pemerintah terkait pemulangan Habib Rizieq. Menurut Slamet, akan menjalin komunikasi apabila Habib Rizieq sudah tiba di tanah air.

“Kalau kita dari PA 212 prinsipnya pulangkan dulu HRS, baru kita mau komunikasi dengan pemerintah. Selagi beliau masih disandera, diasingkan politiknya di negara orang, kami tidak akan buka komunikasi dengan pemerintah. Pulangkan beliau baru kita komunikasi,” kata dia. (NRY-harianindo.com)