Jakarta – Sebuah akun facebook bernama Verry Gheny memposting berita bernada provokatif disertai bukti foto yang menyebutkan pasukan Kostrad menginjak lantai masjid dengan sepatu saat mengamankan kedatangan Presiden Jokowi di Tasikmalaya, Jumat (9/6/2017) lalu.

Dituduh Injak Masjid Dengan Sepatu Saat Kawal Jokowi, Ini Jawaban Kostrad

“MASJID KAMI BUKAN SARANG TERORIS!
Apa Pantas Seperti Ini??
Di Rumah Allah (Masjid Raya Tasikmalaya) berkelakuan seperti ini, Di gereja kalian berani nga kayak gitu?
#Ingat2019 Tinggalkan Partai Pembenci Islam,”
demikian tulis akun Verry Gheny.

Dalam foto tersebut terlihat pasukan Kostrad dengan bersenjata lengkap membuat formasi pengamanan presiden di dalam masjid.

Melalui akun Twitternya, @Cakra_Kostrad, TNI AD menjelaskan bahwa itu adalah berita hoax. Kostrad menegaskan bahwa gladi resik pengamanan presiden sebelum menunaikan salat di Masjid Agung Tasikmalaya, tetap menghormati tempat ibadah.

“Utk berita HOAX ini, kami pastikan, prajurit Tim Matan telah menanggalkan sepatu & menggunakan kaos kaki warna hitam yg terkesan spt sepatu,” tulis akun @Cakra_Kostrad.

Menurut Kostrad, tim yang terdiri dari 10 orang tersebut telah melaksanakan tugas sesuai prosedur standar pengamanan yang berlaku

Selain itu, akun Facebook Penerangan Kostrad juga memberikan penjelasan terkait masalah ini.

1. Saat pelaksanaan Gladi Pam RI 1 di Mesjid Raya Tasikmalaya, Tim dari YR 323 sebanyak 10 orang melaksanakan tugasnya sesuai prosedur standar pengamanan yang berlaku.

2. Kami pastikan, semua prajurit telah menanggalkan sepatu di luar mesjid dan menggunakan kaos kaki warna hitam yang terkesan seperti masih menggunakan sepatu PDL

3. Kepada penyebar berita (Vherry Gheny), tolong hentikan pernyataan yang tendensius yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. Apabila ada yang perlu disampaikan silahkan hubungi kami dengan identitas yang jelas dan tidak menggunakan akun abal-abal.

4. Prajurit TNI melaksanakan tugas dengan memegang teguh Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, sangat mengerti dan paham yang harus dan dilarang dalam pelaksanaan tugasnya.

5. Pernyataan ini adalah untuk meluruskan pemberitaan yang tidak benar, dan kami harapkan oknum yang tidak bertanggung jawab menghentikan segala penyebaran hoax, pernyataan maupun isu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan.

6. Semoga kita semua diberikan rahmat dan hidayat oleh Allah Swt di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, serta dijauhkan dari segala dengki, benci dan fitnah.

Amin YRA

Seperti diketahui, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Tasikmalaya dengan menggunakan pesawat CN-295 TNI AU dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Jumat (9/6/2017).

Di sana, selain menyerahkan Kartu Indonesia Pintar kepada ribuan siswa dan menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Agung Tasikmalaya, Jokowi juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah serta program bantuan sosial lainnya seperti Pemberian Makanan Tambahan dan Program Keluarga Harapan.
(samsul arifin – harianindo.com)