Jakarta – Deklarasi Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) usai sudah. Termasuk petahana Joko Widodo (Jokowi) yang telah mengumumkan secara resmi meminang Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
Baik Jokowi maupun Ma’ruf Amin juga sudah melakukan pelaporan harta kekayaan yang mereka miliki ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan keduanya juga sudah selesai melakukan pemberkasan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta.
Sebelum menjabat menjadi Ketua MUI, Ma’ruf pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 2001 silam. Saat itu, Ma’ruf Amin pernah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK.
Baca juga : Ma’aruf Amin Merasa Memiliki Banyak Kecocokan Dengan Jokowi
Dilansir dari Tribunnews, Jumat (10/08/218), harta kekayaan Ma’ruf Amin sebesar Rp 427, 2 juta. Ma’ruf memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di Jakarta Utara senilai Rp 231 juta. Dia juga memiliki harta bergerak berupa mobil merk Toyota Corolla dan Isuzu Panther senilai Rp 290 juta.
Rupanya Ma’ruf Amin juga memiliki harta lain berupa giro dan setara kas lainnya senilai Rp 50 juta. Saat itu, Ma’ruf juga tercatat memiliki utang Rp 134 juta. Laporan tersebut diperoleh dari situs resmi KPK di acch.kpk.go.id. Namun sayangnya masih belum ada pembaharuan mengenai penjelasan harta kekayaan Ma’ruf Amin saat ini.
(Muspri-www.harianindo.com)