Jakarta – Ma’ruf Amin mengaku kecewa dengan adanya banyak ahli ‘makiyyun’ alias ahli memaki-maki. Bahkan, Masjid pun dipakai ahli makkiyun sebagai tempat memaki.

Ma'ruf Amin Prihatin Jika Ada Masjid Yang Dipakai Untuk Sebar Hoaks

Saat ditemui dalam acara mudzakarah alim ulama di Hotel Mercure Minggu kemarin, beliau menuturkan bahwa “Masjid saja dipakai maki-maki, hoaks, jadi baiknya tidak perlu dengan cara-cara begitu. Dengan cara-cara baik,”

“Jangan ada maki-makian, jangan pakai fitnah. Katanya kan banyak yang suka maki-maki itu jangan, jangan menggunakan cara-cara itu, yang santun, yang mengajak orang dengan cara tampa paksaan, jangan ada intimidasi,” jelasnya.

Ma’ruf meminta pasangan calon presiden dan wakil presiden, dan semua tim kampanye supaya berkampanye dengan adu program. Dia juga berpesan kepada ulama supaya menjadi keutuhan bangsa.

“Jadi sebaiknya tak ada saling menjelekkan mengolok-olok tapi masing-masing sampaikan program yang akan diberikan dan dengan cara santun tidak keras keras tidak galak. Seperti Rasullullah,” ucapnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)