Jakarta – Fadli Zon berani mengatakan ada pihak yang gagal paham jika menuding Reuni 212 sebagai kampanye terselubung calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Reuni 212 Dituding Sebagai Ajang Kampanye, Fadli Zon : "Mereka Gagal Paham"

Saat ditemui di Senayan kemarin, dirinya menuturkan bahwa “Saya pikir mereka ini salah paham, mereka ini gagal paham terhadap Reuni 212,”

“Kalau lihat kemarin yang datang bukan cuma dari kalangan umat Islam, tokoh-tokoh dari agama lain juga ada. Nyaman-nyaman saja,” ungkapnya.

Dirinya menilai bahwa menjadi pihak yang rugi jika tidak datang pada Reuni 212 tersebut. Sebab, ujar Fadli, reuni itu merupakan perhelatan terbesar di planet bumi.

“Lebih ramai dari Woodstock (Festival Woodstock),” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kehadiran Prabowo karena diundang. Karena undangan, menurut Fadli, harus dihormati. Prabowo juga didaulat menyampaikan sambutan.

“Sambutan Pak Prabowo seperti disampaikan, tidak bicara politik hanya berterima kasih bahwa semua berjalan baik dan damai,” paparnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)