Terkait Penyerahan Senjata Kimia Suriah, AS-Rusia Terlibat Perdebatan

Barack Obama dan Vladimir Putin

New York – Saat ini rencana atas penyerahan senjata kimia dari pihak Suriah masih terus didiskusikan dalam Dewan Keamanan PBB (DK PBB). Bahkan kabarnya dari pihak Amerika Serikat (AS) dan Rusia saat ini sedang berdebat terkait bagaimana nantinya status penyerahan senjata kimia Suriah tersebut.

Dimana dari pihak AS menginginkan agar jika nantinya Suriah menyerahkannya, maka merka harus menerima sangsi yang mengikat dan adanya hukuman jika terbukti dilakukan pelanggaran. Sedangkan dari pihak Rusia memiliki pendapat yang berbeda, dimana mereka lebih memilih agar penyerahan tersebut nantinya bersifat sukarela saja.

Seperti yang dilansir dari Guardian, Rabu (11/9/2013), John Kerry sebagai Menteri Luar Negeri AS mengungkapkan bahwa seharusnya nantinya dari Dewan Keamanan PBB memberikan resolusi yang bersifat penuh dan juga mengikat.

Sehingga harus ada konsekwensi yang akan diterima jika ada pihak yang ternyata telah mempermainkan resolusi ini. Pihak AS sendiri masih merasa curiga atas usulan Rusia walaupun sebenarnya pihaknya menyambut baik atas proposal penyerahan senjata kimia Suriah tersebut.

Karena AS menduga hal ini sebenarnya hanya digunakan untuk mengulur waktu saja. Untuk diketahui bahwa Rusia kedapatan memberikan proposal tersebut pada saat serangan AS kepada Suriah semakin dekat. Sehingga dengan adanya proposal ini maka intervensi militer AS ditunda dan masih mengupayakan jalan diplomasi. (Rini Masriyah – www.HarianINdo.Com)