Home > Ragam Berita > Nasional > Agus Sebut Jumlah Penduduk Miskin Jakarta Meningkat, Ternyata Ini Datanya Menurut BPS

Agus Sebut Jumlah Penduduk Miskin Jakarta Meningkat, Ternyata Ini Datanya Menurut BPS

Jakarta – Pada acara Debat Cagub dan Cawagub DKI Jakarta 2017 yang digelar pada Jumat (13/1/2017), calon gubernur DKI Jakarta nomot urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Jakarta tanpa menggusur.

Agus Sebut Jumlah Penduduk Miskin Jakarta Meningkat, Ternyata Ini Datanya Menurut BPS

Pada kesempatan tersebut AHY mengatakan bahwa menggusur warga Jakarta justru akan makin meningkatkan angka kemiskinan di Ibu Kota.

“Dengan tegas, saya mengatakan kami akan membangun, menata Jakarta tanpa menggusur. Mengapa? Terbukti penggusuran hanya akan meningkatkan kemiskinan, urban poverty meningkat secara tajam, mereka kehilangan segalanya, they lost everything,” ujar Agus.

Agus menambahkan, para korban gusuran selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga kehilangan mata pencaharian sehingga angka kemiskinan di DKI menjadi bertambah.

Namun apakah benar demikian?

Menurut data, penggusuran pada masa periode pemerintahan 2012-2017 pertama kali terjadi pada saat Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, tahun 2013 lalu.

Saat itu Jokowi menggusur wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2013).

Sedangkan menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dapat dibuka pada laman www.bps.go.id, jumlah penduduk miskin di Jakarta pada Maret 2013 sebanyak 354.190 jiwa (3,55 persen). Jumlah tersebut meningkat menjadi 375.700 pada September 2013 (3,72 persen).

Satu tahun kemudian yaitu pada Maret 2014 penduduk musin di naik menjadi 393.980 orang (3,92 persen) dan naik lagi menjadi 412.790 (4,09 persen) pada September 2014.

Baru pada 2015 lalu, jumlah penduduk miskin di Jakarta berturut-turut menurun, yakni menjadi 398.920 orang (3,93 persen) pada Maret 2015 dan 368.670 orang (3,61 persen) pada September 2015.

Data BPS paling baru pada 3 Januari 2017, jumlah penduduk miskin di Jakarta menjadi 384.300 jiwa pada Maret 2016 dan 385.840 jiwa pada September 2016.

Walaupun jumlah penduduk miskin naik dari Maret 2016 ke September 2016, namun persentasenya sama, yakni 3,75 persen dari total penduduk Jakarta.
(samsul arifin – www.harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Polri Tanggapi Permintaan Habib Rizieq Yang Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Polri Tanggapi Permintaan Habib Rizieq Yang Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Jakarta – Polri sudah mendengarkan permintaan dari Rizieq Shihab yang meminta agar segala masalah hukum ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis