Bekasi – Kebanyakan dari wanita panggilan di Kota Bekasi rata-rata masih berada di bawah umur bahkan masih berstatus sebagai seorang pelajar. Mereka mempromosikan diri mereka secara online. Setelah sepakat mengenai harga, para PSK pelajar tersebut lantas melayani tamunya di sebuah apartemen di Bekasi.

Pelajar di Bekasi Nyambi Jadi PSK Dengan Tarif Rp 500 Ribu Perjam

Illustrasi

Para PSK pelajar tersebut ternyata diketahui turut bekerja sama dengan oknum yang bekerja di apartemen tersebut guna menawarkan jasa kenikmatan. Bahkan, di apartemen yang disewakan untuk transaksi seksual tersebut, disediakan kamar khusus.

Beredar informasi bahwa apartemen yang kerap dijadikan sebagai tempat eksekusi yaitu apartemen yang berada di Jalan A Yani. Apartemen tersebut bersebelahan dengan Islamic Center Bekasi, hanya dipisahkan oleh sodetan Kali Bekasi saja.

Para tamu yang akan menyewa unit apartemen, baik harian maupun per jam, biasanya ikut ditawarkan foto profil ABG yang bisa pelanggan sewa. Jika harganya cocok, target pun langsung dihubungi. Tarifnya kurang lebih sekitar Rp 500 ribu per jam, sudah termasuk biaya sewa unit. Para ABG tersebut biasanya datang dengan menggunakan ojek maupun diantar oleh rekannya. Busana yang mereka kenakan masih terlihat sopan.

Ternyata pihak kepolisian telah mengendus adanya praktik esek-esek di apartemen tersebut. Setidaknya ada empat orang yang telah digerebek Polres Metro Bekasi Kota dalam dugaan kasus prostitusi online. Informasi yang diterima oleh harianindo, empat orang dengan tertangkap dalam penggerebekan. Diantaranya berinisial MA (36), BG (21), RY (24), dan AC (16).

Pihak kepolisian turut menyita sejumlah barang bukti dalam penggerebekan tersebut. Barang bukti antara lain berupa alat kontrasepsi kondom baru sebanyak satu pack, kondom bekas pakai, uang tunai Rp 800 ribu, empat unit telepon selular, dan sebuah pakaian dalam.

Baca Juga : Plt Gubernur DKI Menilai Jumlah Warga Yang Diumrohkan Ahok Relatif Sedikit

Keempat orang berhasil diamankan guna penyelidikan kasus prostitusi online lebih lanjut. Pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota telah merilis kasus prostitusi online dan penangkapan para PSK itu pada Jumat (20/1/2017) kemarin.

(bimbim – harianindo.com)