Helsinki – Sejumlah pemerintah kota di Finlandia menyarankan agar siswa Muslim tidak perlu berpuasa karena membawa dampak yang kurang baik bagi proses belajar mengajar.

Konsentrasi Menjadi Turun, Pemerintah Finlandia Menganjurkan Siswa Muslim Tidak Berpuasa

Menurut surat kabar Suomen Kuvalehti, siswa yang berpuasa mengalami kesulitan dalam mempertahankan konsentrasinya, baik saat menerima pelajaran di sekolah maupun dalam mempersiapkan ujian akhir pada akhir semester musim semi ini.

Pemerintah Kota Tampere misalnya, pada bulan Mei ini mengumumkan bahwa tidak ada perlakuan khusus bagi siswa Muslim di bulan Ramadhan.

“Ini tentang keadaan anak-anak Muslim dan kesejahteraan semua siswa. Di sekolah-sekolah Finlandia, anak-anak harus makan,” kata Katja Simonen, penyelenggara pendidikan bahasa dan budaya di sekolah menengah di Tampere.

“Anak-anak kecil bisa berpuasa di rumah dan tidak bisa mengatasinya di sekolah tanpa makanan,” lanjutnya.

Menurut Simonen, hanya orang dewasa sehat yang berpuasa, sedangkan siswa sekolah sebaiknya tidak perlu berpuasa.

Pihak sekolah Pohjois Hervanta bahkan menyarankan agar orang tua siswa tidak memperbolehkan anak-anaknya berpuasa karena sangat menurunnya konsentrasi siswa yang berpuasa.

Meski demikian, sebagian orang tua siswa sulit untuk menerima instruksi sekolah tersebut.

“Mungkin sulit bagi mereka untuk memahami permintaan sekolah untuk berhenti berpuasa jika pada usia 9 tahun, anak itu sudah menjadi Muslim yang memakai jilbab sebagai simbol keimanan,” jelas Katja Simonen.

Terkait hal ini, Serikat Buruh Guru Finlandia menjelaskan, sejumlah sekolah dan kota memiliki pendekatan berbeda untuk siswa Muslim selama bulan Ramadan. Ada yang melarang siswa berpuasa, namun ada pula yang mendukung.

“Sekolah memainkan peran besar dalam mengintegrasikan para migran Muslim ke dalam sistem pendidikan Finlandia. Cara untuk memastikan kebebasan beragama dapat dicari bersama, tetapi aturannya harus umum untuk semua. Anda tidak dapat mencari keuntungan, dengan bersembunyi di balik Ramadan atau salat,” kata perwakilan Serikat Buruh Guru Finlandia, Päivi Lyhykäinen.

Jumlah warga Muslim di Finlandia pada 2016 tercatat 2,7 persen dari total jumlah penduduk Finlandia yang mencapai 5,5 juta jiwa.
(samsularifin – harianindo.com)