Suami Khofifah Meninggal Dengan Kondisi Mulut BerbusaJakarta – Meninggalnya suami dari mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Khofifah Indar Parawansa, mengejutkan banyak pihak. Namun sayangnya sampai saat ini belum diketahui apa penyebab meninggalnya Indar.
Namun pada saat ditemukan jenazahnyam kondisi mulut Indar mengeluarkan busa. Indar sendiri sudah tidak bernyawa tepatnya di sebuah kamar hotel tepatnya di Hotel DB nomor 2 yang ada di Palu, Sulawesi Tengah.

Dari keterangan pihak keluarga keberadaan Indar di Palu hanya untuk keperluan dinas. Namun dari keterangan petugas hotel DB ketika dihubungi wartawan harianindo, Kamis (16/1/2014), terungkap bahwa sekitar pukul 21.00 WITA, jenazah Indah ditemukan sudah meninggal dunia dengan ada sedikit busa didalam mulutnya.

Masih dari keterangan petugas hotel, Indar check-in tepatnya pada hari Selasa (14/1) sore dan berencana menginap satu hari saja. Namun pada saat masa menginapnya sudah terlewat, pada akhirnya petugas hotel mendatangi kamar Indar hanya sekedar untuk memberikan informasi tersebut.

Sayangnya ketika diketuk berulang kali, sama sekali tidak ada respon dari dalam kamar dan pada akhirnya, petugas hotel membuka kamar yang pada saat itu kondisinya tidak terkunci. Ternyata petuga hotel menemukan Indar sudah tidak bernyawa dan terbaring di dalam kasur.

Terkait hal ini kemudian pihak hotel melaporkannya kepada kepolisian terdekat. Memang pada saat ditemukan, keadaan pria yang berusia 54 tahun ini sudah terbujur kaku. Diprediksi almarhum sebelum ditemukan telah meninggal dunia beberapa jam sebelumnya.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari pihak keluarga, menyatakan bahwa almarhum kemungkinan besar meninggal dikarenakan penyakit diabetes yang dideritanya sudah lama. Rencananya jenazah Indar akan dikebumikan di TPU Wonocolo, Surabaya, Kamis (16/1) sekitar pukul 15.00.

Sebagaimana yang diketahui bahwa tahun 1992, Khofifah menikah dengan Indar Parawansa pada bulan November. Lalu mengadakan resepsi pada Februari 1993. Indar meninggalkan seorang istri dengan 4 orang putra. (Rini Masriyah – www.harianindo.com)