Aalst – Dani Pedrosa memiliki alasan tersendiri untuk menjawab kritik terkait penampilan kurang mengesankan di MotoGP San Marino 2018. Pembalap Repsol Honda itu mengklaim jika performa kurang maksimal pada RC213V miliknya menjadi salah satu faktor yang membuatnya kurang mampu bersaing dengan para pembalap di jajaran depan saat tampil di Sirkuit Misano pada Minggu (12/9/2018).

Pedrosa Beberkan Alasan Penyebab Tampil Buruk di Misano

Rekan satu tim Marc Marquez mengatakan jika dirinya sudah berusaha maksimal untuk bisa bertarung dengan para pembalap di urutan terdepan. Akan tetapi, performa motornya pada balapan tersebut membuatnya kesulitan untuk bisa bersaing dengan pembalap lain.

Meski begitu, Pedrosa mengaku cukup puas dengan hasil yang ia raih pada balapan seri ke-13 MotoGP 2018 tersebut. Meski mengaku mengalami sedikit masalah pada motornya, Pedrosa mampu menyelesaikan balapan di urutan keenam, atau tepat satu strip di belakang Maverick Vinales (Movistar Yamaha) yang berada di peringkat kelima.

“Saya pikir itu adalah hasil terbaik, kebenarannya adalah balapan itu sulit karena saya tidak terlalu cepat setiap saat, tetapi perbedaan dengan grup depan sangat besar dan saya mencoba untuk berada di grup saya, dengan Maverick. Kami mencoba untuk melewati Rins. Di final kami memiliki kecepatan yang sangat mirip, bahkan dengan Rossi, yang ada di belakang saya. Semua masalah membuat kami kesulitan untuk bertarung di depan,” ungkap Pedrosa sebagaimana diberitakan Tuttomotoriweb pada Senin (17/9/2018).

“Saya mencoba untuk melihat di kondisi sekitar selama seluruh balapan, dan jelas bahwa saya memiliki masalah dengan set-up sepeda motor, ini tidak memungkinkan saya untuk bergerak lebih cepat. Pada tingkat teknis dan mengemudi saya menempatkan semua yang saya bisa untuk memperbaiki di tikungan,” pungkasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)