Home > Hiburan > Pasang Indra Bekti, Popularitas New Eat Bulaga Indonesia Semakin Terdongkrak

Pasang Indra Bekti, Popularitas New Eat Bulaga Indonesia Semakin Terdongkrak

Jakarta – Program The New Eatbulaga! Indonesia masih menjadi andalan bagi ANTV di pagi hari.

Pasang Indra Bekti, Popularitas New Eat Bulaga Indonesia Semakin Terdongkrak

Reality show ini sudah tayang lebih dari 230 episode yang pengambilan gambarnya dilakukan baik di dalam studio maupun outdoor.

Sudah hampir dua bulan belakangan, segmen outdoor “The New Eatbulaga! Indonesia” kedatangan wajah baru. Dia adalah Indra Bekti, yang didapuk menjadi host bersama Ibnu Jamil dan Teuku Dewi.

Meski sudah terkenal sebagai presenter kawakan, ternyata Bekti butuh penyesuaian untuk bisa menjalankan tugasnya.

“Awal-awal masih bingung ya, sama teman baru, genk-nya beda. Hahaha..” seloroh suami Aldila Jelita itu, di kawasan Cijantung, Jakarta Timur (Kamis, 27/8/2015).

“Yang paling sering lupa itu pas bagi-bagiin duit. Harusnya yang dikasih itu yang ada di line. Tapi waktu itu yang enggak masuk line juga saya kasih,” sambung Bekti sambil tertawa.

Dibanding di studio, syuting di perkampungan butuh lebih banyak pengorbanan. Bekti harus siap berada di bawah terik matahari. Belum lagi serbuan ibu-ibu yang gemas melihatnya.

“Mereka agresif, tapi baik-baik banget. Kadang suka dianterin makanan, malah dipijitin,” cerita Bekti. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Raisa dan Hamish Daud Bertunangan, Ridwan Kamil Ucapkan Selamat

Raisa dan Hamish Daud Bertunangan, Ridwan Kamil Ucapkan Selamat

Bandung – Berita terkait pertunangan penyanyi Raisa dan Hamish Daud pada Minggu (21/5/2017) malam memenuhi ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis