Liverpool – Menjadi penyebab bersarangnya dua gol Real Madrid ke gawang Liverpool di laga final Liga Champions membuat keamanan Loris Karius terancam. Pihak kepolisian Liverpool mengonfirmasi kiper asal Jerman dan keluarganya itu mendapat ancaman pembunuhan.

Karius dan Keluarga Dapat Ancaman Pembunuhan

Loris Karius

Teror menghampiri Karius dan keluarga melalui media sosial. Laporan tersbeut segera ditindaklanjuti kepolisian dengan bergerak cepat menangani kasus tersebut.

“Kami memperketat sekaligus memonitor kegiatan di media sosial. Pelanggaran atas kasus teror tersbeut akan diselidiki. Petugas menyadari ada sejumlah komentar dan ancaman melalui media sosial kepada Karius,” demikian ujar departemen kepolisian Merseyside.

Polisi pun lantas mengimbau kepada para pengguna media sosial bahwa ada konsekuensi hukum dari setiap pelanggaran. Tidak terkecuali terkait ujaran kejahatan dan setiap kegiatan ancaman akan segera diselidiki.

Karius pun telah menyampaikan permintaan maaf ke pada tim dan khususnya para Liverpudlian atas penampilan buruknya di bawah mistar gawang. Dia pun mengaku kecewa atas blunder yang terjadi.

“Saya tidak bisa tidur nyenyak sampai sekarang. Penampilan buruk itu masih berputar di kepala. Saya benar-benar minta maaf kepada rekan tim, untuk para penggemar, dan semua staf. Saya tahu sudah mengacaukannya dengan dua kesalahan,” ujarnya sebagaimana diberitakan Sky Sports pada Rabu (30/5/2018).

Karius sangat menyesal karena melakukan dua kesalahan mahal dan mengakui pada hari Minggu bahwa dia sedang berjuang untuk tidur. bahkan dia juga mengaku tak bisa tidur setelah pertandingan final horor untuk dirinya.

“Seperti yang saya katakan, saya hanya ingin memutar kembali waktu tetapi itu tidak mungkin. Ini bahkan lebih buruk karena kami semua merasa bahwa kami bisa mengalahkan Real Madrid dan kami sempat dalam permainan yang bagus untuk waktu yang lama,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)