Home > Gaya Hidup > Tips > Punya Istri Cantik Tak Menghalangi Keinginan Pria Untuk Selingkuh

Punya Istri Cantik Tak Menghalangi Keinginan Pria Untuk Selingkuh

Jakarta – Memiliki seorang istri yang cantik, seksi, dan hebat di ranjang belum tentu membuat seorang suami menjadi setia. Ada beberapa faktor yang membuat seorang suami akhirnya memilih untuk berselingkuh.

Punya Istri Cantik Tak Menghalangi Keinginan Pria Untuk Selingkuh

Ilustrasi

Zoya Amirin, seorang psikolog seksual menjelaskan jika secara biologis sifat pria adalah agresif dan sulit monogami. Zoya membandingkan sifat pria dengan sifat sperma. Artinya, kecenderungan pria untuk berselingkuh memang sangat besar.

Lalu apa yang ada di pikiran sang suami ketika memutuskan berselingkuh meski memiliki seorang istri idaman?

Zoya mengungkapkan jika dari banyak penelitian, faktor utama laki-laki selingkuh adalah tidak mampu mengkomunikasikan kebutuhannya. Misalnya ketika ia sedang ingin mendapat perhatian dari sang istri namun tidak bisa memintanya.

“Istri bukan peramal, kalau ingin sentuhan halus, disayang, kecupan, pelukan, apa salahnya minta sama istri sendiri. Ada banyak laki-laki yang ingin mendapatkan cinta dalam bentuk tertentu tapi dia tidak memintanya,” kata Zoya dalam Sexpedia (Kamis, 21/1/2016).

Dan khususnya di Indonesia, secara emosi kaum hawa memang lebih memerankan diri sebagai ibu dari suaminya ketimbang sebagai istri. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Begini Cara Agen Intelijen Membedakan Seseorang Berbohong atau Tidak

Begini Cara Agen Intelijen Membedakan Seseorang Berbohong atau Tidak

Jakarta – Banyak orang mengatakan bahwa kejujuran dan kebohongan kini sulit untuk dibedakan. Namun apakah ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis