Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok Geram Mendengar Ada PNS Yang Menganggap Bus Lebih Penting Dari Pekerjaan

Ahok Geram Mendengar Ada PNS Yang Menganggap Bus Lebih Penting Dari Pekerjaan

Jakarta – Pada pekan ini sebuah kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengejutkan para pegawai negeri sipil (PNS).

Ahok Geram Mendengar Ada PNS Yang Menganggap Bus Lebih Penting Dari Pekerjaan

Kebijakan tersebut adalah penghapusan beroperasinya bus jemputan bagi para PNS DKI.

Fasilitas bus jemputan tersebut dimulai sejak era pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdja. Fasilitas ini dimaksudkan untuk memudahkan para PNS DKI untuk mencapai kantor di Balai Kota ataupun kantor wali kota.

Banyak PNS yang semakin termudahkan karena hadirnya fasilitas bus jemputan ini. Selain menghemat biaya, bus jemputan juga menghemat waktu dan tenaga.

Namun kenyamanan yang telah terjadi selama puluhan tahun itu tiba-tiba saja diubah oleh Ahok. Ahok mendapatkan lapiran jika PNS muda kerap mendapatkan bully jika ingin menaiki bus tersebut.

“Sekarang kami tanya sama PNS ya, ini namanya ngelunjak, betul-betul ngelunjak sekarang saya bilang. Tanya sama PNS muda, bisa naik enggak? Di-bully lho di dalam bus sama yang sudah duduk, merasa kursinya punya dia,” kata Ahok, di Balai Kota, Jumat (22/1/2016).

Faktor kedua adalah adanya iuran bulanan yang nilainya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Bahkan Ahok juga mendapat laporan jika ada bus yang menarik penumpang dari warga umum dan dimintai bayaran. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Djarot Menegaskan Ahok Bukanlah Imam, Tapi Pelayan Masyarakat

Djarot Menegaskan Ahok Bukanlah Imam, Tapi Pelayan Masyarakat

Jakarta – Warga Jakarta diminta untuk tidak membeda-bedakan pemimpin berdasarkan suku, ras, agama, dan antar ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis