Jakarta – Kepulangan Habib Rizieq sangat dinanti-nantikan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Nampak saat terjadi demo tolak RUU PKS, nama Habib Rizieq juga disuarakan oleh pendemo. Pendemo yang mayoritas emak-emak menuntut agar Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab segera dipulangkan.

Dalam demo tersebut polisi mengawal aksi dengan memasang pagar kawat berduri di Jalan Gatot Subroto, mulai dari bawah jalan layang di simpang Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto.

Tepat di depan pagar gedung DPR/MPR pendemo melakukan aksinya, di antaranya membawa spanduk menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

“Saya tidak mau ada RUU PKS. Karena perempuan yang pulang malam akan didenda 1 juta Rupiah kan. Gelandangan juga,” kata salah satu peserta aksi yang enggan disebutkan namanya.

“Sudahlah, kalau memang tidak bisa menjalankan pemerintah dengan baik dan benar, mending mundur saja. Dari pada dipermalukan oleh rakyat,” sambung Sri Bintang.

Dalam demo tersebut terdapat pula mahasiswa yang mengenakan jas almamater dan mengklaim berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. Mereka turut menyuarakan dukungan terhadap revisi UU KPK dengan alasan untuk penguatan lembaga antirasuah. (NRY-harianindo.com)