Denpasar – Warga keturunan Arab yang berdomisili di Pulau Dewata Bali ternyata ikut bahagia saat mendengar rencana kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud.

Warga Keturunan Arab di Bali Antusias Menyambut Kedatangan Raja Salman

Warga Keturunan Arab di Bali

Menurut mereka, kedatangan Raja dari Arab Saudi itu dapat menepis citra Bali sebagai sarang teroris sejak peristiwa Bom Bali awal 2000-an lalu.

Fauzi bin Abdul Hamid, salah satu tokoh warga keturunan Arab yang tinggal di Denpasar menyebutkanj jika kedatangan Raja Salman menunjukkan bahwa Islam itu bersaudara dengan siapa saja.

Pria yang biasa dipanggil Ustaz Fauzi itu sendiri awalnya merasa terkejut dengan rencana tersebut.

Senada dengan Ustaz Fauzi, Said Bathaf bahkan mengira rencana kedatangan Raja Salman ke Bali hanya hoax, palsu.

Namun terlepas dari itu semua, Said juga bersuyukur dengan rencana itu. Ia berharap kedatangan itu memberikan angin segar kepada umat Islam yang ada di Bali untuk menepis isu negatif tentang teroris pasca-peristiwa bom Bali beberapa tahun silam.

Baca juga: Video, Simak Ustad Zulkifli Muhammad Ali Terkait Sosok Raja Salman

“Peristiwa pengemboman di Kuta adalah luka tersendiri bagi kami yang ada di Bali. Islam dianggap sebagai agama teroris, padahal Islam itu agama yang mengajarkan kedamaian. Walaupun kami tinggal rukun dan damai di sini, tetapi tetap seperti ada yang mengganjal dan semoga kedatangan Raja Salman ke Bali bisa menepis itu semua,” kata laki-laki keturunan Arab yang lahir Karangsem, Bali, di Denpasar, Minggu (26/2/2017). (Yayan – harianindo.com)