Jakarta – Seorang wanita yang dikenal dengan sapaan Jeng Ana memaparkan tentang tumor otak di sebuah talkshow di televisi. Akun twitter PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia) lantas bereaksi terhadap cuplikan tayangan tersebut dan memberikan tangapannya.

Talk Shownya Dicemooh Netizen, Jeng Ana Kini Disorot Kemenkes

Jeng Ana

Dalam cuplikan video tersebut, Jeng Ana menjadi narasumber tentang tumor dan menjelaskan topik tersebut dengan menyebut berbagai istilah medis. Belakangan, banyak yang menyebut penjelasan tersebut tidak tepat.

“PB IDI dikirimkan video viral ini. Kami berpesan: Serahkanlah urusan pada ahlinya. Jika tidak, maka tunggu kehancurannya,” tulis PB IDI dalam caption yang menyertai cuplikan video tersebut, di twitter.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mengambil tindakan untuk Jeng Ana. Bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Selatan, Kemenkes melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke tempat praktik Jeng Anak di kawasan Kalibata.

“Kemenkes meminta Jeng Ana menghentikan tayangan iklan di media penyiaran. Dan juga menghentikan sementara praktik hingga menunggu hasil evaluasi teknis Sudinkes dan Dinkes Jakarta,” kata Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI dr Andi Saguni, MA, dalam rilisnya untuk awak media.

Di dunia hiburan, nama Jeng Ana sebenarnya tidak terlalu asing. Pertengahan 2015, perempuan ini pernah menangani pedangdut Ratu Meta, mantan tunangan Vicky Prasetyo, yang ketika itu didiagnosis mengidap kanker payudara.

Jeng Ana yang juga memiliki julukan Ratu Herbal, pernah pula menerima curhat almarhum Olga Syahputra semasa sakit. Ia sempat membuatkan racikan khusus untuk Olga, walau akhirnya tak sempat diberikan karena sang presenter kocak telanjur dibawa ke Singapura untuk berobat secara medis.

Baca juga: Mudik Lebaran 2017, Ribuan Kendaraan Padati Tol Trans Jawa

Istri kedua dari pelawak Kiwil, Meggy juga pernah menjadi pasien Jeng Ana. Sebelum berangkat umroh pada 2015, Meggy memeriksakan diri ke tempat praktik Jeng Ana karena mengalami gangguan hormonal. (Yayan – harianindo.com)